Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 3340
Cover KOMPOSISI JENIS KELAMIN ANAK, PRORAM KB DAN FERTILITAS / Mugia Bayu Raharja, Robani Catursaptani, Rahmadewi (Penulis)

KOMPOSISI JENIS KELAMIN ANAK, PRORAM KB DAN FERTILITAS / Mugia Bayu Raharja, Robani Catursaptani, Rahmadewi (Penulis)

Edisi: -

Pengarang:
Mugia Bayu Raharja ; Robani Catursaptani ; Rahmadewi
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2019
Bahasa:
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Deskripsi Fisik:
9 hlm : ilus ; 23 cm -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
304.66 MUG k
Control Number:
INLIS000000000003332
BIB ID:
0010-0325000048
Catatan
Kehadiran anak dalam keluarga, baik laki-laki maupun perempuan pasti memiliki arti penting bagi pasangan suami istri. Pada daerah tertentu, anak laki-laki dalam keluarga merupakan keharusan karena dianggap sebagai penerus garis keturunan. Anak perempuan diinginkan dalam keluarga untuk membantu pekerjaan rumah tangga dan merawat orang tua. Adanya preferensi pasangan suami istri terhadap jenis kelamin anak tertentu akan berdampak pada tingkat fertilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan jumlah dan komposisi jenis kelamin anak dengan pemakaian kontrasepsi dan keinginan memiliki anak lagi pada wanita di Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah hasil SDKI 2017 dengan unit analisisnya yaitu wanita status kawin 15-49 tahun yang telah memiliki 1 anak masih hidup atau lebih. Metode analisis mengunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan menyajikan rasio kecenderungan wanita tidak memakai metode kontrasepsi dan keinginan untuk memiliki anak lagi. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang telah memiliki 2 anak atau lebih namun kesemuanya berjenis kelamin laki-laki atau perempuan memiliki kecenderungan yang lebih tinggi tidak memakai kontrasepsi dan menginginkan anak lagi dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki anak dengan jenis kelamin anak yang bervariasi dan seimbang. Kampanye program keluarga berencana tentang anak laki-laki dan perempuan sama saja tidak cukup efektif mengurangi preferensi jenis kelamin anak tertentu dalam keluarga. Perlu dikembangkan metode yang efektif untuk menentukan jenis kelamin anak sekaligus sosialisasi yang tepat kepada masyarakat sebagai upaya untuk mengontrol tingkat fertilitas di Indonesia.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 18 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003332 1
005 _ _ 20250305112100 2
035 # # $a 0010-0325000048 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250305###########################0#ind## 5
020 # # $a - 6
082 # # $a 304.66 7
084 # # $a 304.66 MUG k 8
100 _ # $a Mugia Bayu Raharja 9
245 1 # $a KOMPOSISI JENIS KELAMIN ANAK, PRORAM KB DAN FERTILITAS /$c Mugia Bayu Raharja, Robani Catursaptani, Rahmadewi (Penulis) 10
250 # # $a - 11
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2019 12
300 # # $a 9 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - 13
650 # 4 $a Keluarga Berencana 14
700 _ # $a Robani Catursaptani 15
700 _ # $a Rahmadewi 16
520 # # $a Kehadiran anak dalam keluarga, baik laki-laki maupun perempuan pasti memiliki arti penting bagi pasangan suami istri. Pada daerah tertentu, anak laki-laki dalam keluarga merupakan keharusan karena dianggap sebagai penerus garis keturunan. Anak perempuan diinginkan dalam keluarga untuk membantu pekerjaan rumah tangga dan merawat orang tua. Adanya preferensi pasangan suami istri terhadap jenis kelamin anak tertentu akan berdampak pada tingkat fertilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan jumlah dan komposisi jenis kelamin anak dengan pemakaian kontrasepsi dan keinginan memiliki anak lagi pada wanita di Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah hasil SDKI 2017 dengan unit analisisnya yaitu wanita status kawin 15-49 tahun yang telah memiliki 1 anak masih hidup atau lebih. Metode analisis mengunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan menyajikan rasio kecenderungan wanita tidak memakai metode kontrasepsi dan keinginan untuk memiliki anak lagi. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang telah memiliki 2 anak atau lebih namun kesemuanya berjenis kelamin laki-laki atau perempuan memiliki kecenderungan yang lebih tinggi tidak memakai kontrasepsi dan menginginkan anak lagi dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki anak dengan jenis kelamin anak yang bervariasi dan seimbang. Kampanye program keluarga berencana tentang anak laki-laki dan perempuan sama saja tidak cukup efektif mengurangi preferensi jenis kelamin anak tertentu dalam keluarga. Perlu dikembangkan metode yang efektif untuk menentukan jenis kelamin anak sekaligus sosialisasi yang tepat kepada masyarakat sebagai upaya untuk mengontrol tingkat fertilitas di Indonesia. 17
856 # # $a Perpustakaan BKKBN Pusat 18
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name