<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003332</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250305112100</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0325000048</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250305###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66 MUG k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Mugia Bayu Raharja</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">KOMPOSISI JENIS KELAMIN ANAK, PRORAM KB DAN FERTILITAS /</subfield>
      <subfield code="c">Mugia Bayu Raharja, Robani Catursaptani, Rahmadewi (Penulis)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,</subfield>
      <subfield code="c">2019</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Robani Catursaptani</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Rahmadewi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Kehadiran anak dalam keluarga, baik laki-laki maupun perempuan pasti memiliki arti penting bagi pasangan suami istri. Pada daerah tertentu, anak laki-laki dalam keluarga merupakan keharusan karena dianggap sebagai penerus garis keturunan. Anak perempuan diinginkan dalam keluarga untuk membantu pekerjaan rumah tangga dan merawat orang tua. Adanya preferensi pasangan suami istri terhadap jenis kelamin anak tertentu akan berdampak pada tingkat fertilitas. Tujuan penelitian ini adalah untuk mempelajari hubungan jumlah dan komposisi jenis kelamin anak dengan pemakaian kontrasepsi dan keinginan memiliki anak lagi pada wanita di Indonesia. Sumber data yang digunakan adalah hasil SDKI 2017 dengan unit analisisnya yaitu wanita status kawin 15-49 tahun yang telah memiliki 1 anak masih hidup atau lebih. Metode analisis mengunakan analisis statistik deskriptif dan inferensial dengan menyajikan rasio kecenderungan wanita tidak memakai metode kontrasepsi dan keinginan untuk memiliki anak lagi. Secara umum, hasil penelitian menunjukkan bahwa wanita yang telah memiliki 2 anak atau lebih namun kesemuanya berjenis kelamin laki-laki atau perempuan memiliki kecenderungan yang lebih tinggi tidak memakai kontrasepsi dan menginginkan anak lagi dibandingkan dengan wanita yang telah memiliki anak dengan jenis kelamin anak yang bervariasi dan seimbang. Kampanye program keluarga berencana tentang anak laki-laki dan perempuan sama saja tidak cukup efektif mengurangi preferensi jenis kelamin anak tertentu dalam keluarga. Perlu dikembangkan metode yang efektif untuk menentukan jenis kelamin anak sekaligus sosialisasi yang tepat kepada masyarakat sebagai upaya untuk mengontrol tingkat fertilitas di Indonesia.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan BKKBN Pusat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
