Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 3355
Cover Fertility in North Sumatera: Why it is not declining? Tingkat Fertilitas di Sumatera Utara: Mengapa Sulit Menurun? / Mugia Bayu Rahardja, Wisnu Fadila, Rahmadewi (Penulis)

Fertility in North Sumatera: Why it is not declining? Tingkat Fertilitas di Sumatera Utara: Mengapa Sulit Menurun? / Mugia Bayu Rahardja, Wisnu Fadila, Rahmadewi (Penulis)

Edisi: -

Pengarang:
Mugia Bayu Rahardja ; Wisnu Fadila ; Rahmadewi
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2020
Bahasa:
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Deskripsi Fisik:
12 hlm : ilus ; 23 cm -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
304.66 MUG f
Control Number:
INLIS000000000003347
BIB ID:
0010-0325000063
Catatan
Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 mengkonfirmasi bahwa meskipunprevalensipemakaian kontrasepsi sudah cukup tinggi, namun angka fertilitas di Provinsi Sumatera Utara juga masihrelatif tinggi.Analisis dekomposisi fertilitas telah digunakan secara luas untuk mengidentifikasi perubahan fertilitas padaberbagainegara. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola dekomposisifertilitas di Sumatera Utara menggunakan data SDKI 2002/03 dan 2017. Angka fertilitas total (TFR) di Provinsiinipada tahun 2002 sampai 2017 relatif tidak berubah yaitu sekitar 3 anak per wanita. Perubahan terjadi padakontribusiproksimat determinan fertilitasnya. Pemakaian dan efektifitas kontrasepsi menjadi kontributor utamayangmempengaruhi angka fertilitas di Sumatera Utara. Kontribusi pola menyusui mengalami peningkatandanpolaperkawinan mengalami penurunan pada periode 15 tahun. Pelaksanaan program kependudukan dan KBdi SumateraUtara perlu terus ditingkatkan untuk mencapai TFR sebesar 2,1 anak per wanita pada tahun 2024. Promosi pemberianASI eksklusif perlu digalakkan untuk memperpanjang interval kelahiran dan menurunkan fertilitas alamiah. Programpenundaan usia perkawinan dan pencegahan kehamilan usia remaja harus terus dipromosikan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 18 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003347 1
005 _ _ 20250306104729 2
035 # # $a 0010-0325000063 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250306###########################0#ind## 5
020 # # $a - 6
082 # # $a 304.66 7
084 # # $a 304.66 MUG f 8
100 _ # $a Mugia Bayu Rahardja 9
245 1 # $a Fertility in North Sumatera: Why it is not declining? Tingkat Fertilitas di Sumatera Utara: Mengapa Sulit Menurun? /$c Mugia Bayu Rahardja, Wisnu Fadila, Rahmadewi (Penulis) 10
250 # # $a - 11
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2020 12
300 # # $a 12 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - 13
650 # 4 $a Keluarga Berencana 14
700 _ # $a Wisnu Fadila 15
700 _ # $a Rahmadewi 16
520 # # $a Hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2017 mengkonfirmasi bahwa meskipunprevalensipemakaian kontrasepsi sudah cukup tinggi, namun angka fertilitas di Provinsi Sumatera Utara juga masihrelatif tinggi.Analisis dekomposisi fertilitas telah digunakan secara luas untuk mengidentifikasi perubahan fertilitas padaberbagainegara. Penelitian yang dilakukan pada tahun 2020 ini bertujuan untuk mengetahui perubahan pola dekomposisifertilitas di Sumatera Utara menggunakan data SDKI 2002/03 dan 2017. Angka fertilitas total (TFR) di Provinsiinipada tahun 2002 sampai 2017 relatif tidak berubah yaitu sekitar 3 anak per wanita. Perubahan terjadi padakontribusiproksimat determinan fertilitasnya. Pemakaian dan efektifitas kontrasepsi menjadi kontributor utamayangmempengaruhi angka fertilitas di Sumatera Utara. Kontribusi pola menyusui mengalami peningkatandanpolaperkawinan mengalami penurunan pada periode 15 tahun. Pelaksanaan program kependudukan dan KBdi SumateraUtara perlu terus ditingkatkan untuk mencapai TFR sebesar 2,1 anak per wanita pada tahun 2024. Promosi pemberianASI eksklusif perlu digalakkan untuk memperpanjang interval kelahiran dan menurunkan fertilitas alamiah. Programpenundaan usia perkawinan dan pencegahan kehamilan usia remaja harus terus dipromosikan. 17
856 # # $a Perpustakaan BKKBN Pusat 18
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name