Detail Katalog
ID: 3321
Judul Katalog
Apakah Ada Perbedaan Tingkat Pemakaian Kontrasepsi dan Fertilitas Pada Wanita Migran dan Non Migran di Indonesia / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)
Pengarang
Tidak tersedia
Penerbit
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN
Tempat Terbit
Jakarta :
Tahun Terbit
2016
Bahasa
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
6 hlm : ilus ; 23 cm -
ISBN
2503-362x
Nomor Panggil
304.66 APA
Control Number
INLIS000000000003313
BIB ID
0010-0325000029
Catatan
Migrasi dan fertilitas merupakan komponen demografi yang dapat merubah jumlah dan struktur
penduduk di suatu wilayah. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi tingkat pemakaian kontrasepsi dan
fertilitas di antara wanita kawin yang berstatus migran dan non migran. Studi ini menggunakan data SUPAS
2015 dengan sampel wanita status kawin umur 15-49 tahun. Hasil analisis menunjukkan tingkat pemakaian
kontrasepsi pada wanita migran lebih rendah dibandingkan wanita non-migran, yaitu masing-masing 61,8
dan 77,7 persen. Jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai sama untuk kedua kelompok, yaitu suntik dan
pil. Walaupun demikian, rata-rata jumlah anak lahir hidup untuk semua kelompok umur lebih rendah pada
wanita migran dibandingkan wanita non migran.
penduduk di suatu wilayah. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi tingkat pemakaian kontrasepsi dan
fertilitas di antara wanita kawin yang berstatus migran dan non migran. Studi ini menggunakan data SUPAS
2015 dengan sampel wanita status kawin umur 15-49 tahun. Hasil analisis menunjukkan tingkat pemakaian
kontrasepsi pada wanita migran lebih rendah dibandingkan wanita non-migran, yaitu masing-masing 61,8
dan 77,7 persen. Jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai sama untuk kedua kelompok, yaitu suntik dan
pil. Walaupun demikian, rata-rata jumlah anak lahir hidup untuk semua kelompok umur lebih rendah pada
wanita migran dibandingkan wanita non migran.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003313 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250303111444 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0325000029 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
250303###########################0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 2503-362x | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 304.66 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 304.66 APA | 8 |
| 245 | # |
# |
$a Apakah Ada Perbedaan Tingkat Pemakaian Kontrasepsi dan Fertilitas Pada Wanita Migran dan Non Migran di Indonesia /$c Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis) | 9 |
| 250 | # |
# |
$a - | 10 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2016 | 11 |
| 300 | # |
# |
$a 6 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - | 12 |
| 650 | # |
4 |
$a Keluarga Berencana | 13 |
| 520 | # |
# |
$a Migrasi dan fertilitas merupakan komponen demografi yang dapat merubah jumlah dan struktur penduduk di suatu wilayah. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi tingkat pemakaian kontrasepsi dan fertilitas di antara wanita kawin yang berstatus migran dan non migran. Studi ini menggunakan data SUPAS 2015 dengan sampel wanita status kawin umur 15-49 tahun. Hasil analisis menunjukkan tingkat pemakaian kontrasepsi pada wanita migran lebih rendah dibandingkan wanita non-migran, yaitu masing-masing 61,8 dan 77,7 persen. Jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai sama untuk kedua kelompok, yaitu suntik dan pil. Walaupun demikian, rata-rata jumlah anak lahir hidup untuk semua kelompok umur lebih rendah pada wanita migran dibandingkan wanita non migran. | 14 |
| 856 | # |
# |
$a Perpustakaan BKKBN Pusat | 15 |
Penjelasan Field MARC21
001: Control Number
005: Date & Time Latest Transaction
020: ISBN
100: Main Entry - Personal Name
245: Title Statement
250: Edition Statement
260: Publication Information
300: Physical Description
650: Subject
700: Added Entry - Personal Name