=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003313 =005 20250303111444 =035 ##$$a 0010-0325000029 =007 ta =008 250303###########################0#ind## =020 ##$$a 2503-362x =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 APA =245 ##$$a Apakah Ada Perbedaan Tingkat Pemakaian Kontrasepsi dan Fertilitas Pada Wanita Migran dan Non Migran di Indonesia /$c Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis) =250 ##$$a - =260 ##$$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2016 =300 ##$$a 6 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - =650 #4$$a Keluarga Berencana =520 ##$$a Migrasi dan fertilitas merupakan komponen demografi yang dapat merubah jumlah dan struktur penduduk di suatu wilayah. Tujuan studi ini adalah mengidentifikasi tingkat pemakaian kontrasepsi dan fertilitas di antara wanita kawin yang berstatus migran dan non migran. Studi ini menggunakan data SUPAS 2015 dengan sampel wanita status kawin umur 15-49 tahun. Hasil analisis menunjukkan tingkat pemakaian kontrasepsi pada wanita migran lebih rendah dibandingkan wanita non-migran, yaitu masing-masing 61,8 dan 77,7 persen. Jenis kontrasepsi yang paling banyak dipakai sama untuk kedua kelompok, yaitu suntik dan pil. Walaupun demikian, rata-rata jumlah anak lahir hidup untuk semua kelompok umur lebih rendah pada wanita migran dibandingkan wanita non migran. =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat