Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 3318
Cover Kebijakan Pemerintah Kab/Kota Terhadap Penduduk Pra-Lansia/Lansia :  Sudahkan, Pra-Lansia dan Lansia Produkti Diperhatikan? / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)

Kebijakan Pemerintah Kab/Kota Terhadap Penduduk Pra-Lansia/Lansia : Sudahkan, Pra-Lansia dan Lansia Produkti Diperhatikan? / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)

Edisi: -

Pengarang:
Tidak tersedia
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2016
Bahasa:
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Deskripsi Fisik:
4 hlm : ilus ; 23 cm -
ISBN:
2503-362x
Nomor Panggil:
304.66 BAD k
Control Number:
INLIS000000000003310
BIB ID:
0010-0325000026
Catatan
Jumlah penduduk Lansia terus meningkat tiap tahunnya dan mencapai 8,03% dari jumlah penduduk di
Indonesia. Data Sakernas 2014 lansia yang masih bekerja (47,48 persen) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya
dan mayoritas bekerja pada sektor informal dibanding sektor formal. Kesejahteraan lansia ini perlu
diperhatikan karena jaminan hari tua dan pensiunan hanya diperoleh bagi lansia yang bekerja di sektor formal,
begitu juga dengan penduduk pra-lansia perlu diperhatikan sebagai penduduk yang akan menjadi lansia.
Sehingga perlu adanya kebijakan dan program yang ditujukan kepada kelompok penduduk pra lansia dan lansia
sehingga dapat berperan dalam pembangunan dan tidak menjadi beban bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini
adalah mengidentifikasi kebijakan dan program yang mengakomodasi Pra Lansia dan Lansia Produktif di
Kabupaten/Kota. Desain studi ini adalah studi kasus, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Unit analisis
penentu kebijakan & pelaksana program dan dilaksanakan di provinsi Jawa Timur, Sulawesi Utara dan
Sumatera Barat.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003310 1
005 _ _ 20250303110228 2
035 # # $a 0010-0325000026 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250303###########################0#ind## 5
020 # # $a 2503-362x 6
082 # # $a 304.66 7
084 # # $a 304.66 BAD k 8
245 1 # $a Kebijakan Pemerintah Kab/Kota Terhadap Penduduk Pra-Lansia/Lansia : $b Sudahkan, Pra-Lansia dan Lansia Produkti Diperhatikan? /$c Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis) 9
250 # # $a - 10
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2016 11
300 # # $a 4 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - 12
650 # 4 $a Keluarga Berencana 13
110 _ # $a Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional 14
520 # # $a Jumlah penduduk Lansia terus meningkat tiap tahunnya dan mencapai 8,03% dari jumlah penduduk di Indonesia. Data Sakernas 2014 lansia yang masih bekerja (47,48 persen) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya dan mayoritas bekerja pada sektor informal dibanding sektor formal. Kesejahteraan lansia ini perlu diperhatikan karena jaminan hari tua dan pensiunan hanya diperoleh bagi lansia yang bekerja di sektor formal, begitu juga dengan penduduk pra-lansia perlu diperhatikan sebagai penduduk yang akan menjadi lansia. Sehingga perlu adanya kebijakan dan program yang ditujukan kepada kelompok penduduk pra lansia dan lansia sehingga dapat berperan dalam pembangunan dan tidak menjadi beban bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini adalah mengidentifikasi kebijakan dan program yang mengakomodasi Pra Lansia dan Lansia Produktif di Kabupaten/Kota. Desain studi ini adalah studi kasus, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Unit analisis penentu kebijakan & pelaksana program dan dilaksanakan di provinsi Jawa Timur, Sulawesi Utara dan Sumatera Barat. 15
856 # # $a Perpustakaan BKKBN Pusat 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 03 Mar 2025
Export