<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003310</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250303110228</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0325000026</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250303###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2503-362x</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66 BAD k</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Kebijakan Pemerintah Kab/Kota Terhadap Penduduk Pra-Lansia/Lansia :</subfield>
      <subfield code="b">Sudahkan, Pra-Lansia dan Lansia Produkti Diperhatikan? /</subfield>
      <subfield code="c">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,</subfield>
      <subfield code="c">2016</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">4 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="110" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jumlah penduduk Lansia terus meningkat tiap tahunnya dan mencapai 8,03% dari jumlah penduduk di&#13;
Indonesia. Data Sakernas 2014 lansia yang masih bekerja (47,48 persen) untuk memenuhi kebutuhan hidupnya&#13;
dan mayoritas bekerja pada sektor informal dibanding sektor formal. Kesejahteraan lansia ini perlu&#13;
diperhatikan karena jaminan hari tua dan pensiunan hanya diperoleh bagi lansia yang bekerja di sektor formal,&#13;
begitu juga dengan penduduk pra-lansia perlu diperhatikan sebagai penduduk yang akan menjadi lansia.&#13;
Sehingga perlu adanya kebijakan dan program yang ditujukan kepada kelompok penduduk pra lansia dan lansia&#13;
sehingga dapat berperan dalam pembangunan dan tidak menjadi beban bagi masyarakat. Tujuan penelitian ini&#13;
adalah mengidentifikasi kebijakan dan program yang mengakomodasi Pra Lansia dan Lansia Produktif di&#13;
Kabupaten/Kota. Desain studi ini adalah studi kasus, dengan menggunakan pendekatan kualitatif. Unit analisis&#13;
penentu kebijakan &amp; pelaksana program dan dilaksanakan di provinsi Jawa Timur, Sulawesi Utara dan&#13;
Sumatera Barat.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan BKKBN Pusat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
