Detail Katalog
ID: 3264
Dampak Usia Kawin Pertama (UKP) Terhadap Fertilitas / Reni Pebrianti, Rahmadewi (Penulis)
Edisi: -
Pengarang:
Reni Pebrianti ; Rahmadewi
Reni Pebrianti ; Rahmadewi
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2014
2014
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Deskripsi Fisik:
59 hlm : ilus ; 20 cm -
59 hlm : ilus ; 20 cm -
ISBN:
-
-
Nomor Panggil:
304.66 REN d
304.66 REN d
Control Number:
INLIS000000000003256
INLIS000000000003256
BIB ID:
0010-0225000546
0010-0225000546
Catatan
Fertilitas mengalami stagnan selama kurun waktu 10 tahun terakhir ini yaitu 2,6 anak. Banyak faktor yang mempengaruhi fertilitas, salah satunya adalah usia kawin pertama (UKP). Undangundang No.1 Tahun 1974 pasal 6 ayat 2 menyebutkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun harus dengan izin orangtua. Faktanya di masyarakat banyak fenomena kawin muda. Menurut Mantra (2000) kawin muda dominan berpengaruh pada perilaku
demografi terutama pertambahan penduduk. Hasil penelitian USAID (2009) kawin muda menghambat wanita untuk berkembang dalam segala aspek. BKKBN (2012) berupaya menggalakkan Program Gerenerasi Berencana (Genre) dengan target meningkatkan umur kawin pertama (UKP) para remaja. Menurut Wahyuni, dkk (2013), UKP tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi juga oleh UKP orangtua. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui karakteristik dan dampak UKP terhadap fertilitas berdasarkan data SDKI 2012. Tujuan umum penelitian ini adalah diketahuinya dampak hubungan antara umur kawin pertama (UKP) dengan fertilitas pada wanita umur 45-49 tahun. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data SDKI 2012. Populasi penelitian adalah semua wanita umur 15-49 tahun di Indonesia dan sampel adalah semua wanita pernah kawin (WPK) umur 45-49
tahun.
demografi terutama pertambahan penduduk. Hasil penelitian USAID (2009) kawin muda menghambat wanita untuk berkembang dalam segala aspek. BKKBN (2012) berupaya menggalakkan Program Gerenerasi Berencana (Genre) dengan target meningkatkan umur kawin pertama (UKP) para remaja. Menurut Wahyuni, dkk (2013), UKP tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi juga oleh UKP orangtua. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk
mengetahui karakteristik dan dampak UKP terhadap fertilitas berdasarkan data SDKI 2012. Tujuan umum penelitian ini adalah diketahuinya dampak hubungan antara umur kawin pertama (UKP) dengan fertilitas pada wanita umur 45-49 tahun. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data SDKI 2012. Populasi penelitian adalah semua wanita umur 15-49 tahun di Indonesia dan sampel adalah semua wanita pernah kawin (WPK) umur 45-49
tahun.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003256 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250226083857 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0225000546 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
250226###########################0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a - | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 304.66 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 304.66 REN d | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Reni Pebrianti | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Dampak Usia Kawin Pertama (UKP) Terhadap Fertilitas /$c Reni Pebrianti, Rahmadewi (Penulis) | 10 |
| 250 | # |
# |
$a - | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2014 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a 59 hlm : $b ilus ; $c 20 cm$e - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keluarga Berencana | 14 |
| 700 | _ |
# |
$a Rahmadewi | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Fertilitas mengalami stagnan selama kurun waktu 10 tahun terakhir ini yaitu 2,6 anak. Banyak faktor yang mempengaruhi fertilitas, salah satunya adalah usia kawin pertama (UKP). Undangundang No.1 Tahun 1974 pasal 6 ayat 2 menyebutkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun harus dengan izin orangtua. Faktanya di masyarakat banyak fenomena kawin muda. Menurut Mantra (2000) kawin muda dominan berpengaruh pada perilaku demografi terutama pertambahan penduduk. Hasil penelitian USAID (2009) kawin muda menghambat wanita untuk berkembang dalam segala aspek. BKKBN (2012) berupaya menggalakkan Program Gerenerasi Berencana (Genre) dengan target meningkatkan umur kawin pertama (UKP) para remaja. Menurut Wahyuni, dkk (2013), UKP tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi juga oleh UKP orangtua. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan dampak UKP terhadap fertilitas berdasarkan data SDKI 2012. Tujuan umum penelitian ini adalah diketahuinya dampak hubungan antara umur kawin pertama (UKP) dengan fertilitas pada wanita umur 45-49 tahun. Pendekatan penelitian ini adalah kuantitatif dengan menggunakan data SDKI 2012. Populasi penelitian adalah semua wanita umur 15-49 tahun di Indonesia dan sampel adalah semua wanita pernah kawin (WPK) umur 45-49 tahun. | 16 |
| 856 | # |
# |
$a Perpustakaan BKKBN Pusat | 17 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 26 Feb 2025