Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 3130
Cover PERSEPSI CHILDFREE DI KALANGAN GENERASI ZILENIAL JAWA TIMUR / Vizcardine Audinovic, Rio Satria Nugroho

PERSEPSI CHILDFREE DI KALANGAN GENERASI ZILENIAL JAWA TIMUR / Vizcardine Audinovic, Rio Satria Nugroho

Edisi: Jurnal Keluarga Berencana Vol.8 No.1 (2023) 1-11

Pengarang:
Vizcardine Audinovic ; Rio Satria Nugroho
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2023
Bahasa:
ind
Subjek
Childrfee
Deskripsi Fisik:
11 hlm. : ilus. ; 29 cm
ISBN:
2503-3379
Nomor Panggil:
363.96 VIZ p
Control Number:
INLIS000000000003122
BIB ID:
0010-0225000412
Catatan
Audinovic, V & Nugroho, RS/Jurnal Keluarga Berencana Vol.8 No.1 (2023) 1-11
1
PERSEPSI CHILDFREE DI KALANGAN GENERASI ZILENIAL JAWA TIMUR
Vizcardine Audinovic1, Rio Satria Nugroho2
1Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Timur,
2Universitas Airlangga
1Jalan Airlangga nomor 31-33 Surabaya, 2Jalan Dharmawangsa Dalam Surabaya
e-mail: pizucul@gmail.com1, riosatrian@gmail.com2
ABSTRAK
Isu tentang keputusan untuk tidak memiliki anak menjadi banyak perbincangan di Indonesia.
Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi fenomena childfree di kalangan pemuda
generasi zilenial di Jawa Timur. Generasi zilenial merupakan subjek yang krusial untuk menerima
atau menolak fenomena yang ada, terlebih generasi tersebut yang akan meneruskan generasi
berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah lima
remaja generasi zilenial yang tinggal di Kota Malang dan Kota Surabaya, sebagai dua kota
terbesar di Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara interview dan studi literatur.
Hasil penelitian menjelaskan bahwa generasi zilenial memiliki stigma bijaksana yakni menerima
konsep childfree, mereka tidak menghakimi orang dengan pilihan pasangan yang memutuskan
childfree. Namun tidak semua generasi zilenial akan menerapkan childfree dalam hidupnya karena
mereka masih percaya jika membutuhkan adanya generasi penerus. Selebihnya, terdapat
perbedaan pada generasi zilenial dalam memaknai konsep keluarga, keluarga tidak harus berasal
dari ikatan darah melainkan dari ikatan emosional, saling mendukung dan saling percaya.
Kata kunci : childfree, generasi zilenial, stigma masyarakat, pernikahan
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003122 1
005 _ _ 20250219022451 2
035 # # $a 0010-0225000412 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250219###########################0#ind## 5
020 # # $a 2503-3379 6
082 # # $a 363.96 7
084 # # $a 363.96 VIZ p 8
100 _ # $a Vizcardine Audinovic 9
245 1 # $a PERSEPSI CHILDFREE DI KALANGAN GENERASI ZILENIAL JAWA TIMUR /$c Vizcardine Audinovic, Rio Satria Nugroho 10
250 # # $a Jurnal Keluarga Berencana Vol.8 No.1 (2023) 1-11 11
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2023 12
300 # # $a 11 hlm. : $b ilus. ; $c 29 cm 13
650 # 4 $a Childrfee 14
700 _ # $a Rio Satria Nugroho 15
520 # # $a Audinovic, V & Nugroho, RS/Jurnal Keluarga Berencana Vol.8 No.1 (2023) 1-11 1 PERSEPSI CHILDFREE DI KALANGAN GENERASI ZILENIAL JAWA TIMUR Vizcardine Audinovic1, Rio Satria Nugroho2 1Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Provinsi Jawa Timur, 2Universitas Airlangga 1Jalan Airlangga nomor 31-33 Surabaya, 2Jalan Dharmawangsa Dalam Surabaya e-mail: pizucul@gmail.com1, riosatrian@gmail.com2 ABSTRAK Isu tentang keputusan untuk tidak memiliki anak menjadi banyak perbincangan di Indonesia. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui persepsi fenomena childfree di kalangan pemuda generasi zilenial di Jawa Timur. Generasi zilenial merupakan subjek yang krusial untuk menerima atau menolak fenomena yang ada, terlebih generasi tersebut yang akan meneruskan generasi berikutnya. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif deskriptif. Subjek penelitian adalah lima remaja generasi zilenial yang tinggal di Kota Malang dan Kota Surabaya, sebagai dua kota terbesar di Jawa Timur. Pengumpulan data dilakukan dengan cara interview dan studi literatur. Hasil penelitian menjelaskan bahwa generasi zilenial memiliki stigma bijaksana yakni menerima konsep childfree, mereka tidak menghakimi orang dengan pilihan pasangan yang memutuskan childfree. Namun tidak semua generasi zilenial akan menerapkan childfree dalam hidupnya karena mereka masih percaya jika membutuhkan adanya generasi penerus. Selebihnya, terdapat perbedaan pada generasi zilenial dalam memaknai konsep keluarga, keluarga tidak harus berasal dari ikatan darah melainkan dari ikatan emosional, saling mendukung dan saling percaya. Kata kunci : childfree, generasi zilenial, stigma masyarakat, pernikahan 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name