Detail Katalog
ID: 1872
Judul Katalog
Aku bukannya menyerah,hanya sedang lelah / Dewi Ayu Ambar Rani/ Penerjemah ; Francisca Ratna/Penyunting
Pengarang
Dewi Ayu Ambar Rani/ Penerjemah ; Francisca Ratna/Penyunting
Penerbit
Haru,
Tempat Terbit
2022 :
Tahun Terbit
Ponorogo
Bahasa
###
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
248halaman : illus ; 19cm
ISBN
978-623-7351-71-9
Nomor Panggil
150 DEW a
Control Number
INLIS000000000001871
BIB ID
0010-0823000319
Catatan
Buku “Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah†membahas bagaimana bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap diri sendiri. Dalam hidup, terkadang kita merasa lelah, gelisah, dan bersalah atas suatu keadaan. Kita sering merasa belum melakukan yang terbaik dan kecewa terhadap diri sendiri. Akan tetapi, siapa yang tau? Kalau besok, mungkin saja kita bisa melakukan hal yang lebih baik dari apa yang kita pikirkan sekarang.
Tiga bagian di dalam buku ini menyoroti tentang hal yang berbeda-beda. Pada bagian pertama, penulis menceritakan tentang kegagalan yang telah dia hadapi. Bagian ini memberikan kita kesempatan untuk merenungi hidup dan mengenali diri kita lebih dalam. Bahwa meski harus jatuh bangun berulang kali, kita tetap harus yakin bahwa ada banyak hal yang dapat kita wujudkan jika kita terus mencoba. Disini kita diajarkan untuk pantang menyerah hingga menemukan kebahagiaan kita.
Bagian kedua membahas mengenai bagaimana hubungan dengan manusia. Kadang, kita merasa lelah karena selalu menahan semuanya sendirian. Menyimpan emosi, pikiran, dan perasaan sendirian itu berat. Disini, kita diajarkan banyak hal tanpa kesan digurui, alias sama-sama disadarkan untuk introspeksi diri. Bagian terakhir dari buku ini menceritakan jati diri. Tentang mindset, manner, dan maturity. Bagaimana mindset manusia dapat mempengaruhi manner serta bagaimana setiap manusia pada hakikatnya mendewasa dengan cara mereka masing-masing.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk lebih mencintai diri sendiri. Selalu ada kesempatan untuk membuat kita lebih sayang kepada diri sendiri. Saat ada banyak masalah dan beban yang terasa berat hingga membuat kita ingin menyerah, cobalah untuk mengambil jeda dan beristirahat sejenak. Mungkin kita hanya sedang lelah. Butuh jeda untuk mengisi energi agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.
Tiga bagian di dalam buku ini menyoroti tentang hal yang berbeda-beda. Pada bagian pertama, penulis menceritakan tentang kegagalan yang telah dia hadapi. Bagian ini memberikan kita kesempatan untuk merenungi hidup dan mengenali diri kita lebih dalam. Bahwa meski harus jatuh bangun berulang kali, kita tetap harus yakin bahwa ada banyak hal yang dapat kita wujudkan jika kita terus mencoba. Disini kita diajarkan untuk pantang menyerah hingga menemukan kebahagiaan kita.
Bagian kedua membahas mengenai bagaimana hubungan dengan manusia. Kadang, kita merasa lelah karena selalu menahan semuanya sendirian. Menyimpan emosi, pikiran, dan perasaan sendirian itu berat. Disini, kita diajarkan banyak hal tanpa kesan digurui, alias sama-sama disadarkan untuk introspeksi diri. Bagian terakhir dari buku ini menceritakan jati diri. Tentang mindset, manner, dan maturity. Bagaimana mindset manusia dapat mempengaruhi manner serta bagaimana setiap manusia pada hakikatnya mendewasa dengan cara mereka masing-masing.
Tidak pernah ada kata terlambat untuk lebih mencintai diri sendiri. Selalu ada kesempatan untuk membuat kita lebih sayang kepada diri sendiri. Saat ada banyak masalah dan beban yang terasa berat hingga membuat kita ingin menyerah, cobalah untuk mengambil jeda dan beristirahat sejenak. Mungkin kita hanya sedang lelah. Butuh jeda untuk mengisi energi agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 15 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000001871 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20230810022322 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0823000319 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
230810###########################0###### | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 978-623-7351-71-9 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 150 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 150 DEW a | 8 |
| 100 | # |
# |
$a Dewi Ayu Ambar Rani/ Penerjemah | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Aku bukannya menyerah,hanya sedang lelah | 10 |
| 250 | # |
# |
$a cetakan 12 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a 2022 :$b Haru,$c Ponorogo | 12 |
| 300 | # |
# |
$a 248halaman : $b illus ; $c 19cm | 13 |
| 700 | _ |
# |
$a Francisca Ratna/Penyunting | 14 |
| 520 | # |
# |
$a Buku “Aku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelah†membahas bagaimana bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap diri sendiri. Dalam hidup, terkadang kita merasa lelah, gelisah, dan bersalah atas suatu keadaan. Kita sering merasa belum melakukan yang terbaik dan kecewa terhadap diri sendiri. Akan tetapi, siapa yang tau? Kalau besok, mungkin saja kita bisa melakukan hal yang lebih baik dari apa yang kita pikirkan sekarang. Tiga bagian di dalam buku ini menyoroti tentang hal yang berbeda-beda. Pada bagian pertama, penulis menceritakan tentang kegagalan yang telah dia hadapi. Bagian ini memberikan kita kesempatan untuk merenungi hidup dan mengenali diri kita lebih dalam. Bahwa meski harus jatuh bangun berulang kali, kita tetap harus yakin bahwa ada banyak hal yang dapat kita wujudkan jika kita terus mencoba. Disini kita diajarkan untuk pantang menyerah hingga menemukan kebahagiaan kita. Bagian kedua membahas mengenai bagaimana hubungan dengan manusia. Kadang, kita merasa lelah karena selalu menahan semuanya sendirian. Menyimpan emosi, pikiran, dan perasaan sendirian itu berat. Disini, kita diajarkan banyak hal tanpa kesan digurui, alias sama-sama disadarkan untuk introspeksi diri. Bagian terakhir dari buku ini menceritakan jati diri. Tentang mindset, manner, dan maturity. Bagaimana mindset manusia dapat mempengaruhi manner serta bagaimana setiap manusia pada hakikatnya mendewasa dengan cara mereka masing-masing. Tidak pernah ada kata terlambat untuk lebih mencintai diri sendiri. Selalu ada kesempatan untuk membuat kita lebih sayang kepada diri sendiri. Saat ada banyak masalah dan beban yang terasa berat hingga membuat kita ingin menyerah, cobalah untuk mengambil jeda dan beristirahat sejenak. Mungkin kita hanya sedang lelah. Butuh jeda untuk mengisi energi agar bisa kembali melanjutkan perjalanan. | 15 |
Penjelasan Field MARC21
001: Control Number
005: Date & Time Latest Transaction
020: ISBN
100: Main Entry - Personal Name
245: Title Statement
250: Edition Statement
260: Publication Information
300: Physical Description
650: Subject
700: Added Entry - Personal Name