<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000001871</controlfield>
    <controlfield tag="005">20230810022322</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0823000319</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">230810###########################0######</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-623-7351-71-9</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">150</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">150 DEW a</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Dewi Ayu Ambar Rani/ Penerjemah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Aku bukannya menyerah,hanya sedang lelah</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">cetakan 12</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">2022 :</subfield>
      <subfield code="b">Haru,</subfield>
      <subfield code="c">Ponorogo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">248halaman :</subfield>
      <subfield code="b">illus ;</subfield>
      <subfield code="c">19cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Francisca Ratna/Penyunting</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Buku â€œAku Bukannya Menyerah, Hanya Sedang Lelahâ€ membahas bagaimana bentuk kepedulian dan penghargaan terhadap diri sendiri. Dalam hidup, terkadang kita merasa lelah, gelisah, dan bersalah atas suatu keadaan. Kita sering merasa belum melakukan yang terbaik dan kecewa terhadap diri sendiri. Akan tetapi, siapa yang tau? Kalau besok, mungkin saja kita bisa melakukan hal yang lebih baik dari apa yang kita pikirkan sekarang.&#13;
&#13;
Tiga bagian di dalam buku ini menyoroti tentang hal yang berbeda-beda. Pada bagian pertama, penulis menceritakan tentang kegagalan yang telah dia hadapi. Bagian ini memberikan kita kesempatan untuk merenungi hidup dan mengenali diri kita lebih dalam. Bahwa meski harus jatuh bangun berulang kali, kita tetap harus yakin bahwa ada banyak hal yang dapat kita wujudkan jika kita terus mencoba. Disini kita diajarkan untuk pantang menyerah hingga menemukan kebahagiaan kita.&#13;
&#13;
Bagian kedua membahas mengenai bagaimana hubungan dengan manusia. Kadang, kita merasa lelah karena selalu menahan semuanya sendirian. Menyimpan emosi, pikiran, dan perasaan sendirian itu berat. Disini, kita diajarkan banyak hal tanpa kesan digurui, alias sama-sama disadarkan untuk introspeksi diri. Bagian terakhir dari buku ini menceritakan jati diri. Tentang mindset, manner, dan maturity. Bagaimana mindset manusia dapat mempengaruhi manner serta bagaimana setiap manusia pada hakikatnya mendewasa dengan cara mereka masing-masing.&#13;
&#13;
Tidak pernah ada kata terlambat untuk lebih mencintai diri sendiri. Selalu ada kesempatan untuk membuat kita lebih sayang kepada diri sendiri. Saat ada banyak masalah dan beban yang terasa berat hingga membuat kita ingin menyerah, cobalah untuk mengambil jeda dan  beristirahat sejenak. Mungkin kita hanya sedang lelah. Butuh jeda untuk mengisi energi agar bisa kembali melanjutkan perjalanan.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
