<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000005272</controlfield>
    <controlfield tag="005">20251010030730</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1025000327</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">251010################g##########1#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-979-1102-66-7</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">813</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">813 SIR s</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sirin MK</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Sangkakala Cinta /</subfield>
      <subfield code="c">Sirin MK</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan I</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Penerbit Republika,</subfield>
      <subfield code="c">2009</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">iv, 295 hlm ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Fiksi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Inilah kisah pergulatan batin seorang anak muda saat ingin menggapai masa depannya. Fakih, pelaku utama dalam cerita ini, merasakan beratnya beban yang harus ia pikul demi meraih cita-citanya. Setumpuk harapan yang sempat mengguratkan sketsa kebahagiaan di benak khayalnya, tak tergambar jelas dalam perjalanan hidupnya. Kegagalan dan ketakutan terus membayangi. Mungkinkah ini takdir atau karma yag tengah ditanggungnya?&#13;
&#13;
Tapi, harapan tak seindah kenyataan. Di tengah asyiknya menikmati bangku kuliah, ia harus menelan pil pahit. Keadaan telah memaksanya keluar dari rel cita-citanya semula. Ia pun terdampar ke 'dunia' yang tak pernah terbayangkan sebelumnya.&#13;
&#13;
Tapi, bukanlah Fakih kalau harus meratapi nasib. Dari arah yang tak disangka-sangka, ia menemukan jalan keluar dari derita itu. Ia berhasil mengais kembali puing-puing harapan yang terampas oeh derita. Atas izin Allah, ia pun berhasil meniti kembali cita-citanya.&#13;
&#13;
Tapi, cobaan tak berhenti begitu saja. Rasa bersalah terhadap kedua orang tuanya telah menciptakan bayang-bayang penderitaan baru dalam kehidupan berikutnya. Bayang-bayang itu terus menghantuinya, bahkan nyaris membuatnya celaka. Sanggupkpah ia menghadapinya.</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
