<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000004511</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250724115012</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0725000322</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250724###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">364.1323</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">364.1323 AHM j</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Ahmad Zuhdi¹</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">JURNAL KELUARGA BERENCANA : MEMBERANTAS JUDI ONLINE ASN MELALUI KIE KELUARGA DAN TEKNOLOGI /</subfield>
      <subfield code="c">Ahmad Zuhdi¹, Beny Aprius², Hariyadi Wibowo³</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Vol. 10 No. 1 Tahun 2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">KEMENTERIAN KEPENDUDUKAN DAN PEMBANGUNAN KELUARGA/BKKBN,</subfield>
      <subfield code="c">2025</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">6 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Maraknya judi online di kalangan Aparatur Sipil Negara (ASN) mengancam integritas pemerintahan dan kesejahteraan keluarga, didorong oleh sikap permisif, tekanan ekonomi, lemahnya penegakan hukum, rendahnya kontrol sosial, dan kemudahan akses teknologi. Data PPATK (2023) mencatat 3,2 juta pemain judi online di Indonesia, termasuk ASN, dengan dampak berupa kerugian finansial, konflik keluarga, dan tindakan kriminal.&#13;
&#13;
Pendekatan Komunikasi, Informasi, dan Edukasi (KIE) melalui 8 Fungsi Keluarga menjadi solusi utama untuk menangani akar masalah melalui pelatihan pengelolaan keuangan, konseling psikologis, dan penguatan nilai agama, yang dikoordinasikan oleh BKKBN. Pendekatan ini harus didukung oleh pemblokiran situs judi online menggunakan teknologi web crawler dan penegakan hukum tegas terhadap ASN pelaku. Kolaborasi lintas sektor dengan Kominfo, PPATK, dan tokoh masyarakat akan memastikan keberhasilan upaya ini, dengan target penurunan keterlibatan ASN dalam judi online sebesar 20% dalam dua tahun.&#13;
&#13;
Kata Kunci: KIE, Judi Online, ASN, Ketahanan Keluarga, Teknologi Informasi</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Kependudukan</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan KEMENDUKBANGGA/BKKBN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
