<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003681</controlfield>
    <controlfield tag="005">20250325101836</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0325000397</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">250325###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.6</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.6 BAD p</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">PERLUKAH MEKANISME OPERASIONAL PROGRAM KEPENDUDUKAN DAN KB LINI LAPANGAN DISELARASKAN DENGAN ERA DESENTRALISASI? /</subfield>
      <subfield code="c">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">POLICY BRIEF 1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">BKKBN,</subfield>
      <subfield code="c">2018</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">4 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">29 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Keberhasilan Program Kependudukan dan Keluarga Berencana selama tiga dasa warsa setelah era reformasi desentralisasi merupakan kontribusi dari manajemen pengelolaan program di tingkat lini lapangan yang sangat baik, salah satunya bagaimana mekanisme operasional dibangun, berproses dan mengalir mulai dari tingkat dusun/lingkungan, RW dan RT. Salah satu aktor penting sebagai penggerak adalah Penyuluh Keluarga Berencana (PKB) dan Petugas Lapangan Keluarga Berencana (PLKB). Ketika desentralisasi bergulir, dari waktu ke waktu aktor penggerak ini terus berkurang secara signifikan. Hasil studi di lima Provinsi (Jawa Barat, Kalimantan Barat, Sulawesi Selatan, Sumatera Utara dan Nusa Tenggara Timur) menunjukkan bahwa mekanisme operasional lini lapangan relatif tidak berjalan optimal. Oleh karena itu idealnya diperlukan alternatif model pengganti mekanisme operasional (mekop) yang sesuai dengan tuntutan desentralisasi.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="600" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan KEMENDUKBANGGA/BKKBN</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
