<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000003265</controlfield>
    <controlfield tag="005">20251121093136</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-0225000555</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">251121###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-1357-23-1</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">304.66 PUS d</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Dampak UKP Terhadap Fertilitas (Analisis Lanjut SDKI 2012) /</subfield>
      <subfield code="c">Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan / BKKBN (Penulis)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Seri III</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,</subfield>
      <subfield code="c">2014</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">4 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">- ;</subfield>
      <subfield code="c">23 cm</subfield>
      <subfield code="e">-</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Keluarga Berencana</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="110" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Pusat Penelitian dan Pengembangan Kependudukan / BKKBN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">UU No.1 Tahun 1974 pasal 6 ayat 2 menyebutkan perkawinan seseorang yang belum mencapai umur 21 tahun harus seizin orangtua. Faktanya di masyarakat masih banyak fenomena kawin muda. Menurut Mantra (2000) kawin muda dominan berpengaruh pada perilaku demografi terutama pertambahan penduduk. Hasil penelitian USAID (2009) kawin muda menghambat wanita untuk berkembang dalam segala aspek. BKKBN (2012) berupaya menggalakkan Program Gerenerasi Berencana (Genre) dengan target meningkatkan umur kawin pertama (UKP) para remaja. Menurut Wahyuni, dkk (2013), UKP tidak hanya dipengaruhi oleh faktor individu tetapi juga oleh UKP orangtua. Oleh karena itu penelitian ini dilakukan untuk mengetahui karakteristik dan dampak UKP terhadap fertilitas berdasarkan data SDKI 2012.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="856" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Perpustakaan BKKBN Pusat</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
