<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000002459</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241107100618</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1124000009</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">241107###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">9786020672069</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">808.53</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">808.53 SEO g</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Seo Bo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Good Arguments :</subfield>
      <subfield code="b">Menguasai Seni Mengutarakan Pandangan untuk Hidup dan Karier yang Lebih Memuaskan /</subfield>
      <subfield code="c">Seo Bo; Alex Tri Kantjono Widodo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="250" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Cetakan Pertama</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">Gramedia Pustaka Utama,</subfield>
      <subfield code="c">2023</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">371 hlm. ;</subfield>
      <subfield code="c">23 x 15 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">Good Arguments</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="700" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Alex Tri Kantjono Widodo</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Bo Seo, yang dua kali menjadi juara dunia debat dan mantan pelatih tim debat Harvard, menuturkan kisah inspiratifnya dalam dunia debat dan mengungkapkan rahasia tak lekang zaman dari komunikasi serta persuasi yang efektif. Ketika berusia delapan tahun, Bo dan keluarganya bermigrasi dari Korea ke Australia. Kala itu dia tidak bisa bicara bahasa Inggris dan mengalami kesulitan menyesuaikan diri di sekolah. Namun, saat kelas 5 SD, terjadi sesuatu yang mengubah hidupnya: dia berkenalan dengan debat kompetitif. Ternyata—walaupun mungkin bertentangan dengan intuisi umum—debat adalah kegiatan yang sempurna bagi seorang pemalu yang merasa tak yakin dengan dirinya sendiri. Debat menjadi cara bagi Bo untuk tidak hanya menemukan suaranya, tapi juga menjadi unggul secara sosial dan akademis. Hal itu tidak hanya berlaku bagi Bo; banyak presiden dan CEO adalah praktisi debat. Dalam napak tilas perjalanannya, dari anak imigran hingga menjadi juara dunia, Bo menunjukkan bagaimana keterampilan berdebat—mengumpulkan informasi, menemukan kebenaran, menyatakan sesuatu secara jelas, dan membujuk—sering kali menjadi fondasi untuk karier yang sukses serta hidup yang bahagia. Dengan menarik wawasan dari strategi, struktur, dan sejarah debat, Bo berbagi keterampilan debat kompetitif, dan menunjukkan bagaimana kita bisa memperbaiki komunikasi dengan teman, kerabat, serta relasi. Bukannya menjadi sumber konflik, debat yang baik justru dapat memperkaya hidup kita sehari-hari.</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="990" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">B-2024-00112</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
