<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<collection xmlns="http://www.loc.gov/MARC21/slim">
  <record>
    <leader>00000nam  2200000   4500</leader>
    <controlfield tag="001">INLIS000000000002458</controlfield>
    <controlfield tag="005">20241107095512</controlfield>
    <datafield tag="035" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">0010-1124000008</subfield>
    </datafield>
    <controlfield tag="007">ta</controlfield>
    <controlfield tag="008">241107###########################0#ind##</controlfield>
    <datafield tag="020" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">978-602-481-494-0</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="082" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">320.54</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="084" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">320.54 SAR m</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="100" ind1=" " ind2="#">
      <subfield code="a">Sardjono Sigit</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="245" ind1="1" ind2="#">
      <subfield code="a">Menjelang 100 tahun Sumpah Pemuda 1928 Fajar Harapan dalam Anomali Cuaca :</subfield>
      <subfield code="b">Kumpulan Tulisan serta Testimoni Politik dan Budaya terhadap Kehidupan Berbangsa dan Berngara /</subfield>
      <subfield code="c">Sardjono Sigit ; Ining Isaiyas (editor); Galang aji putro (editor)</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="260" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Jakarta :</subfield>
      <subfield code="b">KPG,</subfield>
      <subfield code="c">2020</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="300" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">xxvii + 419 hlm :</subfield>
      <subfield code="b">ilus ;</subfield>
      <subfield code="c">21 cm</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="650" ind1="#" ind2="4">
      <subfield code="a">KEBANGSAAN</subfield>
    </datafield>
    <datafield tag="520" ind1="#" ind2="#">
      <subfield code="a">Fajar Harapan dalam Anomali Cuaca ini merupakan kumpulan catatan lepas Sardjono Sigit dalam dua puluh tahun terakhir. Kebanyakan catatan pendek, satu dua catatan relatif panjang. Referensinya kaya, namun yang paling penting dan menarik dari semua catatan ini ialah bahwa ia menyentak kita dengan pertanyaan-pertanyaan yang relevan dan perlu kita pikirkan bersama sebagai bangsa.&#13;
&#13;
Penulis amat prihatin bahwa sesudah hampir 100 tahun bersumpah untuk membangun negara yang mantap dan kuat berdasar landasan falsafah politik, kebangsaan, dan kebudayaan yang satu, ternyata hal itu belum sepenuhnya berhasil. Buku ini berusaha memberikan pandangan tentang sebab-sebab utama mengapa pembangunan Negara Kesatuan Republik Indonesia belum berhasil mewujudkan hal-hal yang esensial dan menjadikan NKRI itu mantap dan kuat. â€”Sayidiman Suryohadiprojo Letnan Jenderal TNI (Purn.) / Mantan Ketua Lemhanas RI</subfield>
    </datafield>
  </record>
</collection>
