=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003881 =005 20250610105715 =035 ##$$a 0010-0625000086 =007 ta =008 250610################g##########0#ind## =020 ##$$a 978-979-3839-85-1 =082 ##$$a 304.609.598 =084 ##$$a 304.609.598 SUT s =100 1#$$a Sutarti Endang =245 1#$$a Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia 2007 Provinsi Banten /$c Endang Sutarti, Djeni Suslan; editor, Dwi Wahyuni =260 ##$$a Jakarta :$b Penerbit KB dan Kesehatan Reproduksi BKKBN,$c 2009 =300 ##$$a xvi; 191 hlm : $b ilus. ; $c 29,7 cm. =650 #4$$a Kependudukan =650 #4$$a Keluarga Berencana =700 #$$a Djeni Suslan =700 #$$a Dwi Wahyuni =520 ##$$a Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) 2007 merupakan survei yang berskala nasional, yang mencakup 40.701 rumah tangga yang menjadi responden adalah Wanita pernah kawin umur 15-49 tahun dan pria pernah kawin umur 15-54 tahun. Survei SDKI 2007 adalah survei yang ke enam yang dilaksanakan di Indonesia. Cakupan wilayah SDKI adalah 33 Provinsi yang salah satunya adalah di Provinsi Banten. Survei SDKI 2007 yang dilaksanakan di Provinsi Banten mencakup 1700 rumah tangga, 1360 wanita pernah kawin umur 15-49 tahun dan 490 pria pernah kawin umur 15-54 tahun. Dengan cakupan wilayahn 68 kota dan desa yang tersebar di 4 kabupaten dan 4 kota. Survei SDKI di provinsi Banten baru dilaksanakan selama 2 kali (SDKI 2002-2003 dan SDKI 2007). Tujuan utama penulisan hasil SDKI 2007 per provinsi (termasuk provinsi Banten) pada dasarnya bertujuan untuk memperoleh gambaran perilaku fertilitas, keluarga berencana, kesehatan ibu dan anak, kematian ibu, dan kepedulian terhadap AIDS dan PMS untuk pengelola program, yang dapat digunakan oleh para pengelola program, pengambil kebijakan, dan peneliti dalam bidang KB, fertilitas, dan keschatan secara umum.