=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003356 =005 20250307090052 =035 ##$$a 0010-0325000072 =007 ta =008 250307###########################0#ind## =020 ##$$a - =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 MUH u =100 #$$a Muhammad Dawam =245 1#$$a Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Melalui PengelolaandanPemanfaatan Sampah dan Limbah di Desa Bugel KecamatanPanjatan Kabupaten Kulonprogo – D.I. Yogyakarta /$c Muhammad Dawam, Darojad Nurdjono (Penulis) =250 ##$$a Cetakan Pertama =260 ##$$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2020 =300 ##$$a 56 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - =700 #$$a Darojad Nurdjono =700 #$$a Akhmadi =520 ##$$a Masyarakat belum menyadari sepenuhnya nilai ekonomi pengelolaan sampah rumahtangga. Keterbatasan pengetahuan dalam mengelola sampah dan ketersediaan fasilitas sarana menjadi alasanuntuk tidak mengelola sampah, dari pada hanya dibuang dan ditumpuk. Ada potensi ekonomi sampahrumah tangga dan pada saat yang sama melimpahnya limbah sabut kelapa yangtidakdimanfaatkan.Dengan pendekatan penelitian kualitatif yang dilakukan melalui tahapanpenelitianoperasional.Penelitian menyimpulkan terdapat setidaknya empat faktor yang menghambatkeberlangsungan pengelolaan sampah berbasis komunitas, yakni keterbatasan modal, transportasi, dankreativitas masyarakat, dan pemasaran. Terdapat tiga faktor yang dapat diadaptasi untuk mendorongkesuksesan pengelolaan sampah berbasis komunitas, yakni keterlibatan dan tanggungjawabpemangkukepentingan, pendampingan kegiatan, dan daya tarik program. Kepada para pengelola pembangunandi desa perlu memberikan penyadaran kepada masyarakat mengenai pentingnya aspek pengelolaansampah. =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat