=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003352 =005 20250306110221 =035 ##$$a 0010-0325000068 =007 ta =008 250306###########################0#ind## =020 ##$$a - =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 SYA t =100 #$$a Syahmida S =245 1#$$a Tren Kontribusi Proximate Determinant terhadap Fertilitasdi Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta : $b (Analisa SDKI 2002/2003 dan 2017) /$c Syahmida S, Arsyad, Arga Nugraha, Septi Nurhayati (Penulis) =250 ##$$a - =260 ##$$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2017 =300 ##$$a 24 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - =650 #4$$a Keluarga Berencana =700 #$$a Arsyad, Arga Nugraha =700 #$$a Septi Nurhayati =520 ##$$a Kondisi angka fertilitas total di Provinsi D.I Yogyakarta cenderung meningkat. Di sisi lain terjadi penurunan pemakaian kontrasepsi modern. Tujuan penelitian adalah mempelajari tren determinan antara fertilitasdi provinsi D.I. Yogyakarta berdasarkan data SDKI 2002/03 dan SDKI 2017. Hasil menunjukkan bahwapolaperkawinan, pemakaian dan efetivitas kontrasepsi, dan pola ketidaksuburan pada masa menyusui merupakandeterminan antara fertilitas di Provinsi DI Yogyakarta. Pola pemakaian dan efektivitas kontrasepsi merupakandeterminan antara yang utama terhadap fertilitas pada dua periode survei tersebut. Indeks perkawinan meningkat menunjukkan masa reproduksi wanita di dalam status kawin semakin lama dan dapat menyebabkan merekaterpapar kemungkinan untuk melahirkan anak lebih banyak. Peran pemakaian dan efektivitas kontrasepsi masihdominan berkontribusi terhadap penurunan fertilitas maka: pemakaian kontrasepsi sebagai pembatasan kelahiranmasih perlu diperkuat baik melalui advokasi kepada stakes holders di kalangan pemerintah daerah maupunkegiatan komunikasi, informasi dan edukasi (KIE) di lini lapangan; perlu memberdayakan petugas lapanganKBdengan maksimal dalam melaksanakan KIE yang langsung bersentuhan dengan sasaran programdan diperkuat arahnya kepada pemakaian kontrasepsi modern jangka panjang yang lebih efektif =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat