=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003290 =005 20250303093539 =035 ##$$a 0010-0325000006 =007 ta =008 250303###########################0#ind## =020 ##$$a - =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 MUG k =100 #$$a Mugia Bayu Raharja =245 1#$$a Kebijakan Pemerintah Kota Terkait Migrasi Sirkuler /$c Mugia Bayu Raharja, Syahmida S. Arsyad, Anthony Adrian (Penulis) =250 ##$$a Cetakan Pertama =260 ##$$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 54 hlm =300 ##$$a 54 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - =650 #4$$a Keluarga Berencana =700 #$$a Syahmida S. Arsyad =700 #$$a Anthony Adrian =520 ##$$a Dinamika kependudukan terjadi karena adanya dinamika pada kejadian kelahiran, kematian dan perpindahan penduduk (migrasi) terhadap perubahan-perubahan dalam jumlah, komposisi dan pertumbuhan penduduk. Migrasi merupakan salah satu komponen kependudukan yang sangat penting pada fenomena transisi demografi. Selain itu, pertumbuhan penduduk khususnya angkatan kerja yang tidak sebanding dengan penyediaan lapangan kerja sudah sangat memprihatinkan. Hal ini berarti tingkat pengangguran akan semakin besar. Keadaan tenaga kerja yang demikian mendorong meningkatnya mobilisasi di kalangan penduduk. Mereka meninggalkan daerah asalnya yang dirasakan kurang memberikan sumber penghidupan yang layak, menuju tempat lain yang dianggap dapat menjanjikan harapan yang lebih baik. Dalam hal ini, faktor-faktor yang mempengaruhi orang untuk melakukan migrasi sangatlah kompleks. Karena migrasi merupakan proses yang secara selektif mempengaruhi setiap individu dengan ciri-ciri ekonomi, sosial, pendidikan dan demografi tertentu =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat