=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003282 =005 20250228094820 =035 ##$$a 0010-0225000572 =007 ta =008 250228###########################0#ind## =020 ##$$a - =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 MUH k =100 #$$a Muhammad Dawan =245 1#$$a Kajian Pemetaan Laju Pertumbuhan Penduduk (L.P.P.) Indonesia : $b Analisis Lanjut Supas 2015 /$c Muhammad Dawan (Penulis) =250 ##$$a Cetakan Pertama =260 ##$$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2017 =300 ##$$a 53 hlm : $b ilus ; $c 23 cm$e - =650 #4$$a Keluarga Berencana =520 ##$$a Belum tersedianya informasi Laju Pertumbuhan Penduduk dan beberapa karakteristik yang terkait telah mendorong penulis untuk melakukan penulisan karakteristik terkait dengan LPP. Utamanya informasi ini dibutuhkan untuk para pengelola program di provinsi, para peneliti, widya iswara, mahasiswa dan para pemerhati dan peminat demografi. Tujuan penulisan secara adalah untuk menganalisis hubungan karakteristik fertilitas dengan laju pertumbuhan penduduk. Dalam melakukan peneliian, penulis menggunakan analisis data sekunden data agregat Survei Penduduk Antar Sensus (SUPAS) tahun 2016. Analisis deskriptif dan tabulasi silang dengan uji chi square untuk melihat uji beda dan tingkat signifikansinya. Hasil kajian menemukan bahwa laju pertumbuhan penduduk diindikasikan masih besarnya proporsi wanita kelompok usia produktif, masih besarnya proporsi umur melahirkan pada usia muda (ASFR15- 19 tahun), dan rendahnya angka kematian. Sebagain besar provinsi belum mencapai target RPJMN 2010-2014 untuk tinggal landas menuju penduduk tumbuh seimbang. Masih perlu upaya penjarangan ataupun penundaan kehamilan pada kelompok wanita yang menikah dibawah usia 21 tahun. Penggarapan pemakaian alat/cara kontrasepsi modern melalui ganti cara kontrasepsi jangka pendek ke jangka panjang, penggarapan KB pasca plasenta dan pasca salin, serta perlu sosialisasi pemanfaatan Jaminan Kesehatan Nasional baik BPJS PBI maupun BPJS Non PBI. =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat