=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003224 =005 20250224100312 =035 ##$$a 0010-0225000514 =007 ta =008 250224################e##########0#ind## =082 ##$$a 304.6 =084 ##$$a 304.6 RAH p =100 #$$a Rahmadewi =245 1#$$a PENGARUH MORTALITAS BAYI TERHADAP FERTILITAS (Analisis SDKI 2012) /$c Rahmadewi ; Anindita Dyah Sekarpuri =260 ##$$a Jakarta :$b BKKBN,$c 2013 =300 ##$$a 50 hlm : $b ilus ; $c 29 cm =700 #$$a Anindita Dyah Sekarpuri =520 ##$$a Angka fertilitas dalam periode 10 tahun terakhir (SDKI 2002/03—2012) mengalami stagnan, yaitu 2,6 anak. Penelitian ini merupakan analisis lanjut SDKI 2012 yang bertujuan mengidentifikasi pengaruh kematian bayi terhadap fertilitas. Disain penelitian adalah potong lintang (cross sectional study) dengan unit analisis adalah wanita pernah kawin (WPK) 15-49 tahun yang memiliki anak dalam periode tiga tahun sebelum survei. Variabel dependen adalah anak lahir hidup (ALH), sedangkan variabel independen adalah pernah mengalami kematian bayi. Hasil penelitian memperlihatkan 29 persen ibu yang memiliki lebih dari 2 anak. Masih ditemui sebesar 9 persen ibu yang pernah mengalami kematian bayi. Hasil analisis multivariat sesuai teori Freedman, 1975, bahwa kematian bayi berpengaruh terhadap fertilitas, faktor lain yang kuat pengaruhnya terhadap fertilitas adalah umur ibu. Upaya penurunan fertilitas harus dilaksanakan bersama-sama dengan upaya menurunkan kematian bayi. Untuk itu, perlu terus memperkuat kemitraan dengan upaya pelayanan KIA di semua tingkat wilayah dengan memperhatikan faktor-faktor karakteristik sosek-demografi. Kata Kunci: kematian, dan kelahiran =856 ##$$a Perpustakaan KEMENDUKBANGGA/BKKBN =650 #4$$a Demografi