=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000003163 =005 20250220014911 =035 ##$$a 0010-0225000453 =007 ta =008 250220###########################0#ind## =020 ##$$a 2503-3379 =082 ##$$a 363.96 =084 ##$$a 363.96 HAS i =100 #$$a Hasriani =245 1#$$a IMPLIKASI STUNTING TERHADAP KESEHATAN DAN PERKEMBANGAN ANAK DI PANGKAJENE DAN KEPULAUAN /$c Hasriani =250 ##$$a Jurnal Keluarga Berencana Vol.8 No.2 (2023) 67-77 =260 ##$$a Sulawesi Selatan :$b Perwakilan BKKBN Provinsi Sulawesi Selatan,$c 2023 =300 ##$$a 11 hlm. : $b ilus. ; $c 29 cm =650 #4$$a Keluarga Berencana =520 ##$$a ABSTRAK Stunting pada anak merupakan masalah kesehatan masyarakat yang signifikan di Kabupaten Pangkajene dan Kepulauan (Pangkep), dengan implikasi serius terhadap kesehatan dan pertumbuhan anak. Penelitian ini bertujuan untuk menyelidiki implikasi stunting terhadap kesehatan dan perkembangan anak di Pangkajene dan Kepulauan, dengan fokus pada Kecamatan Minasatene dan Kecamatan Balocci. Penelitian ini dipilih karena penelitian sebelumnya mengenai stunting di kedua kecamatan tersebut masih terbatas. Stunting, sebagai masalah pertumbuhan yang melibatkan kurangnya gizi yang memadai, menjadi fokus utama dalam pemahaman konsekuensi kesehatan dan perkembangan anak di wilayah ini. Penelitian ini menggunakan metode kualitatif untuk melihat faktor-faktor yang mendasari stunting melalui wawancara dan diskusi kelompok dengan 15 informan yang terfokus pada ibu, pengasuh, tokoh masyarakat, penyedia layanan kesehatan, serta ahli kesehatan dan gizi anak. Hasil penelitian menunjukkan bahwa faktor-faktor seperti gizi buruk, infeksi kronis, keterbatasan akses ke layanan kesehatan, kurangnya pengetahuan stunting, dan kondisi ekonomi sulit memiliki peran dalam tingginya prevalensi stunting di wilayah tersebut. Dampak stunting terlihat pada gangguan pertumbuhan fisik anak dan penurunan fungsi kognitif, membawa beban kesehatan jangka panjang dan risiko tinggi terhadap penyakit kronis di masa dewasa. Kata kunci: gizi anak, kesehatan, perkembangan anak, stunting