=LDR 00000nam 2200000 4500 =001 INLIS000000000002976 =005 20250218101810 =035 ##$$a 0010-0225000266 =007 ta =008 250218###########################0#ind## =020 ##$$a - =082 ##$$a 304.66 =084 ##$$a 304.66 WAR p =100 #$$a Warjiman =245 1#$$a Penerapan Fungsi Keluarga dan Peran Lintas Sektor Pada Kampung Keluarga Berencana Di Kalimantan Selatan /$c Warjiman, Theresia Ivana, Ermeisi Er Unja, Lanawati (Penulis) =250 ##$$a Vol.7 No.2 =260 ##$$a Banjarmasin :$b Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan Suaka Insan Banjarmasin,$c 2022 =300 ##$$a 10 hlm : $b - ; $c 20 cm$e - =650 #4$$a Keluarga Berencana =700 #$$a Theresia Ivana =700 #$$a Ermeisi Er Unja =700 #$$a Lanawati =520 ##$$a Melalui program Pembangunan Keluarga, Kependudukan dan Keluarga Berencana (Bangga Kencana), pemerintah menginginkan perkembangan kependudukan dan pembangunan keluarga melalui Program Kampung KB. Isu-isu strategis yang muncul salah satunya adalah rendahnya keluarga yang mengetahui delapan fungsi keluarga dimana peran keluarga dalam pembangunan karakter bangsa belum menggembirakan. Oleh sebab itu penelitian ini dilakukan untuk mengidentifikasi penerapan delapan fungsi keluarga dan peran lintas sektor pada Kampung KB di Kalimantan Selatan. Penelitian ini merupakan cross sectional study dengan pendekatan mix method dimana data dikumpulkan menggunakan instrumen kuesioner 8 fungsi keluarga dan wawancara terstruktur. Sampel pada penelitian ini berjumlah 175 keluarga dan 8 orang informan yang tersebar di 5 Kampung KB Percontohan di 5 kabupaten/kota di Provinsi Kalimantan Selatan. Hasil penelitian ini menunjukan bahwa ke 8 fungsi keluarga yang dijalankan oleh setiap keluarga dalam kategori “Baik” dan “Cukup”. Semua fungsi terlihat beraneka ragam dari setiap kabupatennya. Peran lintas sektor dari setiap kabupaten baik instansi pemerintah maupun swasta, memiliki dampak yang besar dalam pengembangan pembangunan di masyarakat. Semakin banyak lintas sektor yang terlibat, maka semakin banyak perubahan yang terjadi di masyarakat menjadi lebih baik. Pemerintah disarankan untuk tetap bisa melanjutkan program Bangga Kencana dengan fungsi monitoring yang lebih baik lagi. =856 ##$$a Perpustakaan BKKBN Pusat