Detail Katalog
ID: 82
PUKAT : Serial Anak-anak Mamak / Tere Liye
Edisi: Cetakan kedelapan
Pengarang:
Tere Liye
Tere Liye
Penerbit:
Republika,
Republika,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2015
2015
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Fiksi
Deskripsi Fisik:
344 hlm ; 20,5 cm
344 hlm ; 20,5 cm
ISBN:
978-
978-
Nomor Panggil:
813 TER p
813 TER p
Control Number:
INLIS000000000000082
INLIS000000000000082
BIB ID:
0010-1222000070
0010-1222000070
Catatan
"Mamak benci pada Pukat" 'Oi, kau keliru. Pukat. Dengarkan, tidak ada seorangpun Mamak di atas muka bumi ini yang membenci anaknya sendiri, darah daging-nya sendiri. Bukankah kau pandai mengkait-kaitkan banyak hal? Kau juga pandai mengartokan banyak hal. Nah, artikan sendiri makna darah daging itu"
Bapak benar. Aku mulai menyadarinya diantara demam panas dan gigil tubuh, betapa sabar dan lembut Mamak menyentuh dahiku, memastikan aku baik-baik saja. Mengurus kotoranku, muntahku, tanpa meninggalkan kewajibannya yang lain sebagai seorang ibu, Itulah Mamakku. Entah sudah berapa juta bulir nasi dan ratus ribu gelas air yang disiapkannya selama sepuluh tahun kehidupanku. Penuh kasih sayang, tanpaberharap imbalan selain Do'a agar kami tumbuh menjadi anak yang baik. Terlebih lagi, saat kami sakit seperti yang kurasa sekarang. Bagaimana mungkin aku menuduh Mamak benci padaku tidak sayang lagi?
maafkan Pukat. Mak. Sungguh!
"Kembali Tere Liyemeluncurkan buku yang mengetarkan. Dengan bahasa yang enak dan mengalir indah.'Pukat" mengajak kita untuk memahaminilai kejujuran, persahabatan, dan kreativitas, yang dikemas dalam sebuah kecerdasan spiritual yang jernih"- Kak Seto. Pembina Komnas Anak
"Mimpi Pukat merupakan mimpi sebagian anak Indonesia. Harta karun terbesar Bangsa ini adalah Anak-anak yang pantang menyerah dalam mewujudkan mimpinya"--Niam Masykuri. Editor Chief Majalah Paretn Guide.
Bapak benar. Aku mulai menyadarinya diantara demam panas dan gigil tubuh, betapa sabar dan lembut Mamak menyentuh dahiku, memastikan aku baik-baik saja. Mengurus kotoranku, muntahku, tanpa meninggalkan kewajibannya yang lain sebagai seorang ibu, Itulah Mamakku. Entah sudah berapa juta bulir nasi dan ratus ribu gelas air yang disiapkannya selama sepuluh tahun kehidupanku. Penuh kasih sayang, tanpaberharap imbalan selain Do'a agar kami tumbuh menjadi anak yang baik. Terlebih lagi, saat kami sakit seperti yang kurasa sekarang. Bagaimana mungkin aku menuduh Mamak benci padaku tidak sayang lagi?
maafkan Pukat. Mak. Sungguh!
"Kembali Tere Liyemeluncurkan buku yang mengetarkan. Dengan bahasa yang enak dan mengalir indah.'Pukat" mengajak kita untuk memahaminilai kejujuran, persahabatan, dan kreativitas, yang dikemas dalam sebuah kecerdasan spiritual yang jernih"- Kak Seto. Pembina Komnas Anak
"Mimpi Pukat merupakan mimpi sebagian anak Indonesia. Harta karun terbesar Bangsa ini adalah Anak-anak yang pantang menyerah dalam mewujudkan mimpinya"--Niam Masykuri. Editor Chief Majalah Paretn Guide.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B-2022-00058 |
|
Dapat dipinjam | Ruang Baca Umum | Tersedia |
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 07 Dec 2022