Detail Katalog
ID: 6932
Kekerasan terhadap anak / Dr. Abu Huraerah, M. Si,; editor, Mathori A Elwa
Edisi: Edisi IV, cetakan I, April 2018
Pengarang:
Abu Huraerah ; Mathori A Elwa
Abu Huraerah ; Mathori A Elwa
Penerbit:
Penerbit Nuansa Cendekia,
Penerbit Nuansa Cendekia,
Tempat Terbit:
Bandung :
Bandung :
Tahun Terbit:
2018
2018
Bahasa:
ind
ind
Subjek
Kejahatan terhadap anak dan remaja
Deskripsi Fisik:
382 halaman : ilus ; 24 cm
382 halaman : ilus ; 24 cm
ISBN:
978-602-350-190-6
978-602-350-190-6
Nomor Panggil:
362.7 ABU k
362.7 ABU k
Control Number:
INLIS000000000006923
INLIS000000000006923
BIB ID:
0010-1125000797
0010-1125000797
Catatan
Setiap hari kita masih mendengar rintihan anak-anak yang disiksa dan dianiaya hingga ada yang terbunuh, baik yang dilakukan keluarganya maupun masyarakat. Anak-anak yang disekap, diculik, ditelantarkan, diperkosa, atau anak-anak yang diperdagangkan. Itulah anak-anak korban kekerasan, yang hingga kini belum mendapatkan pelayanan dan bantuan yang memadai, baik yang dari negara dan pemerintah maupun masyarakat. Permasalahan anak di Indonesia belum dapat ditangani secara serius dan komprehensif. Penanggulangan permasalahan anak menjadi termarjinalkan di tengah hiruk-pikuk persoalan politik dan hegemoni kekuasaan. Ironisnya, di satu sisi permasalahan anak dianggap sesuatu yang penting hingga membutuhkan perhatian dan kepedulian yang sungguh-sungguh, tetapi di sisi lain dalam realitasnya permasalahan anak, seperti tindakan kekerasan dan penelantaran anak masih belum dapat tertangani dengan baik. Masih terjadi kesenjangan antara harapan (das Sollen) dan kenyataan (das Sein) yang dihadapi anak Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, anak selayaknya mendapatkan hak-hak dan kebutuhan-kebutuhannya secara memadai. Sebaliknya, mereka bukanlah obyek (sasaran) tindakan kesewenang-wenangan dan perlakuan yang tidak manusiawi dari siapapun atau pihak manapun. Anak yang dinilai rentan terhadap tindak kekerasan dan penganiayaan, seharusnya dirawat, diasuh, dididik dengan sebaik-baiknya, agar mereka tumbuh serta berkembang secara sehat dan wajar. Hal ini tentu saja perlu dilakukan, agar kelak di kemudian hari tidak terjadi generasi yang hilang (the lost generation). Nampaknya kita perlu menyadari bahwa permasalahan anak bukanlah hal yang sederhana. Penanggulangan permasalahan anak adalah sangat menuntut banyak pihak. Mereka bukan semata-mata tanggung jawab orang tua, melainkan juga menjadi tanggung jawab negara dan pemerintah serta masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi peran orang tua, negara dan pemerintah, serta masyarakat terutama melalui LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dalam upaya mensejahterakan anak perlu diupayakan. Anak-anak adalah harapan masa depan bangsa. Anak-anak Indonesia adalah anak-anak kita sendiri dan tanggung jawab kita bersama.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B-2019-00124 |
362.7 ABU k |
Dapat dipinjam | Ruang Koleksi Lantai 2 | Tersedia |
Format MARC21 - Total 16 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000006923 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20251118114254 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-1125000797 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
251118################g##########0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a 978-602-350-190-6 | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 362.7 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 362.7 ABU k | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Abu Huraerah | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Kekerasan terhadap anak /$c Dr. Abu Huraerah, M. Si,; editor, Mathori A Elwa | 10 |
| 250 | # |
# |
$a Edisi IV, cetakan I, April 2018 | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Bandung :$b Penerbit Nuansa Cendekia,$c 2018 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a 382 halaman : $b ilus ; $c 24 cm | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Kejahatan terhadap anak dan remaja | 14 |
| 700 | _ |
# |
$a Mathori A Elwa $g editor | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Setiap hari kita masih mendengar rintihan anak-anak yang disiksa dan dianiaya hingga ada yang terbunuh, baik yang dilakukan keluarganya maupun masyarakat. Anak-anak yang disekap, diculik, ditelantarkan, diperkosa, atau anak-anak yang diperdagangkan. Itulah anak-anak korban kekerasan, yang hingga kini belum mendapatkan pelayanan dan bantuan yang memadai, baik yang dari negara dan pemerintah maupun masyarakat. Permasalahan anak di Indonesia belum dapat ditangani secara serius dan komprehensif. Penanggulangan permasalahan anak menjadi termarjinalkan di tengah hiruk-pikuk persoalan politik dan hegemoni kekuasaan. Ironisnya, di satu sisi permasalahan anak dianggap sesuatu yang penting hingga membutuhkan perhatian dan kepedulian yang sungguh-sungguh, tetapi di sisi lain dalam realitasnya permasalahan anak, seperti tindakan kekerasan dan penelantaran anak masih belum dapat tertangani dengan baik. Masih terjadi kesenjangan antara harapan (das Sollen) dan kenyataan (das Sein) yang dihadapi anak Indonesia. Sebagai generasi penerus bangsa, anak selayaknya mendapatkan hak-hak dan kebutuhan-kebutuhannya secara memadai. Sebaliknya, mereka bukanlah obyek (sasaran) tindakan kesewenang-wenangan dan perlakuan yang tidak manusiawi dari siapapun atau pihak manapun. Anak yang dinilai rentan terhadap tindak kekerasan dan penganiayaan, seharusnya dirawat, diasuh, dididik dengan sebaik-baiknya, agar mereka tumbuh serta berkembang secara sehat dan wajar. Hal ini tentu saja perlu dilakukan, agar kelak di kemudian hari tidak terjadi generasi yang hilang (the lost generation). Nampaknya kita perlu menyadari bahwa permasalahan anak bukanlah hal yang sederhana. Penanggulangan permasalahan anak adalah sangat menuntut banyak pihak. Mereka bukan semata-mata tanggung jawab orang tua, melainkan juga menjadi tanggung jawab negara dan pemerintah serta masyarakat. Oleh karena itu, optimalisasi peran orang tua, negara dan pemerintah, serta masyarakat terutama melalui LSM (Lembaga Swadaya Masyarakat) dalam upaya mensejahterakan anak perlu diupayakan. Anak-anak adalah harapan masa depan bangsa. Anak-anak Indonesia adalah anak-anak kita sendiri dan tanggung jawab kita bersama. | 16 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 18 Nov 2025