Detail Katalog
ID: 622
Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Judul Katalog
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Kejadian Kematian Anak (0-2 Tahun) di Propinsi Jawa Barat (Analisis Data Sekunder SDKI 1997) / / Inti Wikanestri
Pengarang
Inti Wikanestri
Penerbit
Universitas Indonesia,
Tempat Terbit
Depok :
Tahun Terbit
2001
Subjek
Faktor Kematian Anak
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
xvi + 83 halaman : Ilustrasi
Nomor Panggil
618.92 072 INT f
Control Number
INLIS000000000000622
BIB ID
0010-0123000422
Catatan
Angka kematian anak (0-2 tahun) di Prop. Jawa Barat masih tergolong tinggi jika dibandingkan dengan daerah lainnya di Pulau Jawa. Penellitian ini bertujuan untuk mengetahui hubungan antara berat bayi lahir dengan kejadian kematian anak (0-2 tahun).
Rancangan penelitian yang digunakan adalah data sekunder dan SDKI 1997 dengan desain penelitian yaitu pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel adalah anak berusia 0-3 tahun bagi yang hidup dan 0-2 tahun bagi yang mati dari responden wanita yang pernah kawin berusia 15-49 tahun dan dari wawancara terkumpul 1072.
Variabel dependen adalah kejadian kematian anak (0-2 tahun), sedangkan variabel independen adalah berat bayi lahir, faktor anak (umur kehamilan saat anak dilahirkan, jarak kelahiran dan pemberian ASI), faktor ibu (umur ibu saat melahirkan, pekerjaan, pendidikan dan paritas), faktor lingkungan (sumber air bersih, jarak sumur ke tangki pembuangan dan tipe jamban keluarga).
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara umur kehamilan, jarak kelahiran, pemberian ASI dan pendidikan ibu dengan kejadian kematian anak (0-2 tahun).
Sedangkan hasil penelitian tidak menemukan adanya hubungan antara berat bayi lahir, umur ibu saat melahirkan, pekerjaan, paritas, sumber air bersih, jarak sumur ke tangki pembuangan dan tipe jamban keluarga dengan kejadian kematian anak (0-2 tahun).
Agar angka kematian anak di Prop. Jawa Barat lebih menurun lagi aka diperlukan usaha-usaha antara lain yaitu penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan selain untuk kesehatan janin juga untuk kesehatan ibunya, penyuluhan mengenai pentingnya jarak antara kelahiran yaitu 2 tahun atau lebih, juga mengenai kematian dapat ditekan sekecil mungkin.
Rancangan penelitian yang digunakan adalah data sekunder dan SDKI 1997 dengan desain penelitian yaitu pendekatan potong lintang (cross sectional). Sampel adalah anak berusia 0-3 tahun bagi yang hidup dan 0-2 tahun bagi yang mati dari responden wanita yang pernah kawin berusia 15-49 tahun dan dari wawancara terkumpul 1072.
Variabel dependen adalah kejadian kematian anak (0-2 tahun), sedangkan variabel independen adalah berat bayi lahir, faktor anak (umur kehamilan saat anak dilahirkan, jarak kelahiran dan pemberian ASI), faktor ibu (umur ibu saat melahirkan, pekerjaan, pendidikan dan paritas), faktor lingkungan (sumber air bersih, jarak sumur ke tangki pembuangan dan tipe jamban keluarga).
Hasil penelitian menunjukkan adanya hubungan bermakna antara umur kehamilan, jarak kelahiran, pemberian ASI dan pendidikan ibu dengan kejadian kematian anak (0-2 tahun).
Sedangkan hasil penelitian tidak menemukan adanya hubungan antara berat bayi lahir, umur ibu saat melahirkan, pekerjaan, paritas, sumber air bersih, jarak sumur ke tangki pembuangan dan tipe jamban keluarga dengan kejadian kematian anak (0-2 tahun).
Agar angka kematian anak di Prop. Jawa Barat lebih menurun lagi aka diperlukan usaha-usaha antara lain yaitu penyuluhan tentang pentingnya pemeriksaan kehamilan selain untuk kesehatan janin juga untuk kesehatan ibunya, penyuluhan mengenai pentingnya jarak antara kelahiran yaitu 2 tahun atau lebih, juga mengenai kematian dapat ditekan sekecil mungkin.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B-2001-00002 |
618.92 072 INT f |
Dapat dipinjam | Tersedia |