Detail Katalog
ID: 509Cover Tidak Tersedia
Gambar cover belum diupload
Faktor-faktor yang Berhubungan Dengan Proporsi Kejadian BBLR di Provinsi Gorontalo (Analisis Data Sekunder SDKI Tahun 2002-2003) / Rusdaniah
Edisi: -
Pengarang:
Rusdaniah
Rusdaniah
Penerbit:
Universitas Indonesia,
Universitas Indonesia,
Tempat Terbit:
Depok :
Depok :
Tahun Terbit:
2005
2005
Subjek
BBLR -- Perinatal
Deskripsi Fisik:
xiii +66 halaman : Ilustrasi
xiii +66 halaman : Ilustrasi
Nomor Panggil:
618.32 072 RUS f
618.32 072 RUS f
Control Number:
INLIS000000000000509
INLIS000000000000509
BIB ID:
0010-0123000309
0010-0123000309
Catatan
Dalam 1 dasawarsa terakhir 45% kematian bayi terjadi pada bayi yang berumur kurang dari 1 bulan. Kematian ini teruma disebabkan oleh tetanus neonatorum dan gangguan perinatal sebagai akibat dari kehamilan resiko tinggi seperti asfiksia, berat bayi lahir rendah (BBLR) dan trauma lahir yang masing-masing menyebabkan sekitar 20% kematian bayi (Depkes, 1996). Beberapa penelitian menunjukkan bahwa 42,5%-56% kematian neonatal adalah BBLR, selain itu resiko kematian neonatal dengan bayi lahir dengan berat badan cukup (Ronoatmodjo, 1996). Berdasarkan data SDKI 2002-2003, Provinsi Gorontalo yang merupakan provinsi termuda Sulawesi Utara menjadi provinsi dengan angka BBLR tertinggi di Indonesia yaitu 13,1% sedangkan di Bali angka BBLR nya hanya 3% yang merupakan provinsi dengan angka BBLR terendah.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
| Nomor Barcode | Nomor Panggil | Akses | Lokasi | Ketersediaan |
|---|---|---|---|---|
B-2005-00014 |
618.32 072 RUS f |
Dapat dipinjam | Ruang Baca Umum | Tersedia |
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 19 Jan 2023