Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 4699
Cover Tanpa Ayah, Tanpa Arah (Fathering the Loneliest Gen) :  Menemukan Kembali Peran Ayah yang Hilang dalam Pola Pengasuhan Anak / Agung Setio Wibowo, David Wongso, S. Psi, M.M., MBA., M.Min,

Tanpa Ayah, Tanpa Arah (Fathering the Loneliest Gen) : Menemukan Kembali Peran Ayah yang Hilang dalam Pola Pengasuhan Anak / Agung Setio Wibowo, David Wongso, S. Psi, M.M., MBA., M.Min,

Pengarang:
Agung Setio Wibowo ; David Wongso
Penerbit:
Elex Media Komputindo,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2025
Bahasa:
ind
Subjek
hubungan dengan anggota keluarga
Deskripsi Fisik:
xvi, 280 hlm ; 21 cm
ISBN:
978-623-00-7095-2
Nomor Panggil:
158.24 AGU t
Control Number:
INLIS000000000004691
BIB ID:
0010-0825000120
Catatan
"Aku merasa fatherless karena aku tidak pernah merasakan kasih sayang ayah. Memang, ia mencukupi semua kebutuhan lahir, tetapi tidak untuk kebutuhan batin. Ia ada, tapi seperti tiada…. "

Dunia sedang mengalami pandemi global tanpa ayah. Anak-anak yang kesepian, kehilangan arah, dan rentan terhadap masalah kesehatan mental ditengarai menjadi pemicu epidemi kesehatan masyarakat abad ke-21. Di sisi lain, fenomena generasi yang kesepian, mencari pelarian, dan terjerat kecanduan sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan.

Menyadari kondisi “darurat” ini, Tanpa Ayah, Tanpa Arah hadir untuk membedah fenomena, yang perlahan tetapi pasti, telah menggerus generasi kita—anak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah sejati. Buku ini tidak hanya membuka mata terhadap luka tanpa ayah, tetapi juga memandu setiap ayah untuk kembali menjemput takdirnya: menjadi kompas, pelindung, dan sumber kekuatan bagi anak-anak mereka. Ayah bukan “hanya” pencari nafkah. Ayah adalah pemberi arah dalam perjalanan keluarga.

Ini bukan sekadar ajakan untuk merenungkan, melainkan undangan bagi setiap ayah: hadir utuh—dengan hati, waktu, dan jiwa. Sebab, di balik mata kecil yang mencari, ada harapan besar yang berbisik, "Ayah, tunjukkan aku jalan." Tanpa Ayah, Tanpa Arah adalah panggilan untuk bangkit, untuk menambal luka generasi yang kesepian, dan untuk mewariskan bukan hanya nama, melainkan juga nilai dan cinta sejati.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Nomor Barcode Nomor Panggil Akses Lokasi Ketersediaan
B-2025-01478 158.24 AGU t Dapat dipinjam Ruang Baca Umum Tersedia
Format MARC21 - Total 15 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000004691 1
005 _ _ 20250829010909 2
035 # # $a 0010-0825000120 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250829################g##########0#ind## 5
020 # # $a 978-623-00-7095-2 6
082 # # $a 158.24 7
084 # # $a 158.24 AGU t 8
100 _ # $a Agung Setio Wibowo 9
245 1 # $a Tanpa Ayah, Tanpa Arah (Fathering the Loneliest Gen) : $b Menemukan Kembali Peran Ayah yang Hilang dalam Pola Pengasuhan Anak /$c Agung Setio Wibowo, David Wongso, S. Psi, M.M., MBA., M.Min, 10
260 # # $a Jakarta :$b Elex Media Komputindo,$c 2025 11
300 # # $a xvi, 280 hlm ; $c 21 cm 12
650 # 4 $a hubungan dengan anggota keluarga 13
700 _ # $a David Wongso 14
520 # # $a "Aku merasa fatherless karena aku tidak pernah merasakan kasih sayang ayah. Memang, ia mencukupi semua kebutuhan lahir, tetapi tidak untuk kebutuhan batin. Ia ada, tapi seperti tiada…. " Dunia sedang mengalami pandemi global tanpa ayah. Anak-anak yang kesepian, kehilangan arah, dan rentan terhadap masalah kesehatan mental ditengarai menjadi pemicu epidemi kesehatan masyarakat abad ke-21. Di sisi lain, fenomena generasi yang kesepian, mencari pelarian, dan terjerat kecanduan sudah mencapai tingkat yang mengkhawatirkan. Menyadari kondisi “darurat” ini, Tanpa Ayah, Tanpa Arah hadir untuk membedah fenomena, yang perlahan tetapi pasti, telah menggerus generasi kita—anak-anak yang tumbuh tanpa figur ayah sejati. Buku ini tidak hanya membuka mata terhadap luka tanpa ayah, tetapi juga memandu setiap ayah untuk kembali menjemput takdirnya: menjadi kompas, pelindung, dan sumber kekuatan bagi anak-anak mereka. Ayah bukan “hanya” pencari nafkah. Ayah adalah pemberi arah dalam perjalanan keluarga. Ini bukan sekadar ajakan untuk merenungkan, melainkan undangan bagi setiap ayah: hadir utuh—dengan hati, waktu, dan jiwa. Sebab, di balik mata kecil yang mencari, ada harapan besar yang berbisik, "Ayah, tunjukkan aku jalan." Tanpa Ayah, Tanpa Arah adalah panggilan untuk bangkit, untuk menambal luka generasi yang kesepian, dan untuk mewariskan bukan hanya nama, melainkan juga nilai dan cinta sejati. 15
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog

Ditambahkan: 29 Aug 2025
Export