Detail Katalog
ID: 3320
Cover Fenomena Migrasi Sirkuler :  Bagaimana Kebijakan Pemerintah Kabupaten/Kota ? / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)
Judul Katalog

Fenomena Migrasi Sirkuler : Bagaimana Kebijakan Pemerintah Kabupaten/Kota ? / Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis)

Pengarang
Tidak tersedia
Penerbit
Kementerian Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/BKKBN
Tempat Terbit
Jakarta :
Tahun Terbit
2016
Bahasa
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
5 hlm : ilus ; 20 cm -
ISBN
2503-326x
Nomor Panggil
304.66 BAD f
Control Number
INLIS000000000003312
BIB ID
0010-0325000028
Catatan
Migrasi musiman/sirkuler telah menjadi fenomena yang semakin meningkat jumlahnya, tidak dapat
diabaikan karena berdampak pada proses pembangunan wilayah. Disisi lain, penduduk memiliki hak asasi untuk
berpindah dalam wilayah RI yang diatur dalam Undang-undang nomor 39/1999 pasal 27. Pemerintah daerah
berkewajiban menetapkan kebijakan mobilitas penduduk yang diatur Undang-undang nomor 52/2009. Informasi
tentang migran musiman dalam tulisan ini sesuai dengan tujuannya adalah untuk mengetahui; pemahaman
pemerintah kota tentang kondisi kependudukan khususnya migrasi musiman; pemerintah kota memiliki kebijakan
atau regulasi terkait dengan penduduk migrasi sirkuler; upaya dan program yang dilakukan pemerintah kota
berkaitan dengan penduduk migran sirkuler; peran sektor swasta terhadap pekerja migran sirkuler;
karakteristik migran sirkuler, akses terhadap fasilitas dan pelayanan pemerintah kota. Informasi tersebut
diperoleh melalui wawancara mendalam kepada pejabat eksekutif dari berbagai sektor terkait, pejabat legislatif,
dan migran musiman di tiga kota yang memiliki angka migrasi masuk cukup tinggi (Kota Batam, Makasar,
Surabaya).
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003312 1
005 _ _ 20250303110604 2
035 # # $a 0010-0325000028 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250303###########################0#ind## 5
020 # # $a 2503-326x 6
082 # # $a 304.66 7
084 # # $a 304.66 BAD f 8
245 1 # $a Fenomena Migrasi Sirkuler : $b Bagaimana Kebijakan Pemerintah Kabupaten/Kota ? /$c Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional (Penulis) 9
250 # # $a - 10
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2016 11
300 # # $a 5 hlm : $b ilus ; $c 20 cm$e - 12
650 # 4 $a Keluarga Berencana 13
110 _ # $a Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional 14
520 # # $a Migrasi musiman/sirkuler telah menjadi fenomena yang semakin meningkat jumlahnya, tidak dapat diabaikan karena berdampak pada proses pembangunan wilayah. Disisi lain, penduduk memiliki hak asasi untuk berpindah dalam wilayah RI yang diatur dalam Undang-undang nomor 39/1999 pasal 27. Pemerintah daerah berkewajiban menetapkan kebijakan mobilitas penduduk yang diatur Undang-undang nomor 52/2009. Informasi tentang migran musiman dalam tulisan ini sesuai dengan tujuannya adalah untuk mengetahui; pemahaman pemerintah kota tentang kondisi kependudukan khususnya migrasi musiman; pemerintah kota memiliki kebijakan atau regulasi terkait dengan penduduk migrasi sirkuler; upaya dan program yang dilakukan pemerintah kota berkaitan dengan penduduk migran sirkuler; peran sektor swasta terhadap pekerja migran sirkuler; karakteristik migran sirkuler, akses terhadap fasilitas dan pelayanan pemerintah kota. Informasi tersebut diperoleh melalui wawancara mendalam kepada pejabat eksekutif dari berbagai sektor terkait, pejabat legislatif, dan migran musiman di tiga kota yang memiliki angka migrasi masuk cukup tinggi (Kota Batam, Makasar, Surabaya). 15
856 # # $a Perpustakaan BKKBN Pusat 16
Penjelasan Field MARC21
001: Control Number
005: Date & Time Latest Transaction
020: ISBN
100: Main Entry - Personal Name
245: Title Statement
250: Edition Statement
260: Publication Information
300: Physical Description
650: Subject
700: Added Entry - Personal Name
Informasi Katalog
Ditambahkan:
03 Mar 2025
Export