Detail Katalog
ID: 3308
ISU TERKAIT DENGAN KAWIN DAN MELAHIRKAN PERTAMA UMUR MUDA (15-19 TAHUN) / Muhammad Dawam ; Syahmida S. Arsyad
Pengarang:
Muhammad Dawam ; Syahmida S. Arsyad
Muhammad Dawam ; Syahmida S. Arsyad
Penerbit:
BKKBN,
BKKBN,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Jakarta :
Tahun Terbit:
2017
2017
Bahasa:
ind
ind
Deskripsi Fisik:
116 hlm : ilus ; 29 cm
116 hlm : ilus ; 29 cm
Nomor Panggil:
304.6 MUH s
304.6 MUH s
Control Number:
INLIS000000000003300
INLIS000000000003300
BIB ID:
0010-0325000016
0010-0325000016
Catatan
Besarnya Jumlah penduduk remaja Indonesia merupakan potensi sumber daya manusia yang dapat menyumbang bonus demografi apabila memiliki kompetensi untuk berkontribusi dalam dunia lapangan kerja. Namun apabila sumberdaya muda ini berpendidikan rendah dan tidak memiliki ketrampilan maka yang terjadi adalah beban ketergantungan. Lebih memprihatinkan lagi apabilapenduduk usia muda ini menikah atau melahirkan di usia muda, berbagai risiko kesehatan reproduksi dan perilaku lainnya akan mengancam mereka. Bagaimana mereka memutuskan untuk menikah, bagaimana pengalaman mereka menikah di usia muda? Apakah latar belakang budaya, sosial, ekonomi dan lingkungan yang mempengaruhi? Pertanyaan ini dikaji dalam penelitian ini yangb ertujuan untuk memahami bagaimana pengalaman remaja memutuskan menikah dan bagaimana pengalaman hidupnya. Dengan pendekatan kualitatif data dikumpulkan di 3 provinsi yang memiliki proporsi menikah umur muda (15-19 tahun). Validasi dilakukan pendalaman wawancara kepada kerabat pasanganm enikah/melahirkan muda, tokoh masyarakat dan para penglola/pelaksana program pendewasaan usia perkawinan. Secara umu ditemukan isu menikah/melahirkan usia muda karena latar belakang kemiskinan, pendidikan orang tua rendah, budaya perjodohan dan takut menjadi perawan tua, perubahan pandangan orang tua/masyarakat terhadap premarital seksual. Program pendewasaan usia perkawinan belum banyak dikenal masyarakat, walaupun petugas lapangan sudah mengetahui dan siap bertugas.
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 14 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003300 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250303100804 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0325000016 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
250303###########################0#ind## | 5 |
| 082 | # |
# |
$a 304.6 | 6 |
| 084 | # |
# |
$a 304.6 MUH s | 7 |
| 100 | _ |
# |
$a Muhammad Dawam | 8 |
| 245 | 1 |
# |
$a ISU TERKAIT DENGAN KAWIN DAN MELAHIRKAN PERTAMA UMUR MUDA (15-19 TAHUN) /$c Muhammad Dawam ; Syahmida S. Arsyad | 9 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b BKKBN,$c 2017 | 10 |
| 300 | # |
# |
$a 116 hlm : $b ilus ; $c 29 cm | 11 |
| 700 | _ |
# |
$a Syahmida S. Arsyad | 12 |
| 520 | # |
# |
$a Besarnya Jumlah penduduk remaja Indonesia merupakan potensi sumber daya manusia yang dapat menyumbang bonus demografi apabila memiliki kompetensi untuk berkontribusi dalam dunia lapangan kerja. Namun apabila sumberdaya muda ini berpendidikan rendah dan tidak memiliki ketrampilan maka yang terjadi adalah beban ketergantungan. Lebih memprihatinkan lagi apabilapenduduk usia muda ini menikah atau melahirkan di usia muda, berbagai risiko kesehatan reproduksi dan perilaku lainnya akan mengancam mereka. Bagaimana mereka memutuskan untuk menikah, bagaimana pengalaman mereka menikah di usia muda? Apakah latar belakang budaya, sosial, ekonomi dan lingkungan yang mempengaruhi? Pertanyaan ini dikaji dalam penelitian ini yangb ertujuan untuk memahami bagaimana pengalaman remaja memutuskan menikah dan bagaimana pengalaman hidupnya. Dengan pendekatan kualitatif data dikumpulkan di 3 provinsi yang memiliki proporsi menikah umur muda (15-19 tahun). Validasi dilakukan pendalaman wawancara kepada kerabat pasanganm enikah/melahirkan muda, tokoh masyarakat dan para penglola/pelaksana program pendewasaan usia perkawinan. Secara umu ditemukan isu menikah/melahirkan usia muda karena latar belakang kemiskinan, pendidikan orang tua rendah, budaya perjodohan dan takut menjadi perawan tua, perubahan pandangan orang tua/masyarakat terhadap premarital seksual. Program pendewasaan usia perkawinan belum banyak dikenal masyarakat, walaupun petugas lapangan sudah mengetahui dan siap bertugas. | 13 |
| 856 | # |
# |
$a Perpustakaan KEMENDUKBANGGA/BKKBN | 14 |
Penjelasan Field MARC21:
- 001: Control Number
- 005: Date and Time of Latest Transaction
- 020: ISBN
- 100: Main Entry - Personal Name
- 245: Title Statement
- 250: Edition Statement
- 260: Publication Information
- 300: Physical Description
- 650: Subject
- 700: Added Entry - Personal Name
Aksi Cepat
Informasi Katalog
Ditambahkan: 03 Mar 2025