Detail Katalog
ID: 3266
Judul Katalog
Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Fertilitas Total di Provinsi Papua Barat dan D.I.Yogyakarta : Analisis Lanjut Hasil SDKI 2012 / / Mugia Bayu Raharja ; Syahmida S. Arsyad
Pengarang
Mugia Bayu Raharja ; Syahmida S. Arsyad
Penerbit
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit
Jakarta :
Tahun Terbit
2014
Bahasa
ind
Subjek
Keluarga Berencana
Detail Teknis
Deskripsi Fisik
38 hlm : ilus ; 20 cm -
ISBN
-
Nomor Panggil
304.66 MUG f
Control Number
INLIS000000000003258
BIB ID
0010-0225000548
Catatan
Tingkat kelahiran di Indonesia menunjukkan kecenderungan stagnansi selama sepuluh tahun terakhir. Hal ini
terkonfirmasi melalui hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002/2003, 2007, dan
2012 dengan angka fertilitas total sebesar 2,6. Pengendalian jumlah penduduk masih merupakan hal yang
sangat penting serta memiliki implikasi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan
ekonomi. Disparitas angka fertilitas total antar provinsi mengindikasikan bahwa penerimaan masyarakat akan
program kependudukan dan keluarga berencana (KKB) di Indonesia tidak merata. Hasil SDKI 2012
menunjukkan bahwa angka fertilitas total tertinggi di Provinsi Papua Barat (3,7 anak), dan terendah di D.I.
Yogyakarta (2,1 anak).
terkonfirmasi melalui hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002/2003, 2007, dan
2012 dengan angka fertilitas total sebesar 2,6. Pengendalian jumlah penduduk masih merupakan hal yang
sangat penting serta memiliki implikasi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan
ekonomi. Disparitas angka fertilitas total antar provinsi mengindikasikan bahwa penerimaan masyarakat akan
program kependudukan dan keluarga berencana (KKB) di Indonesia tidak merata. Hasil SDKI 2012
menunjukkan bahwa angka fertilitas total tertinggi di Provinsi Papua Barat (3,7 anak), dan terendah di D.I.
Yogyakarta (2,1 anak).
Status
Tersedia di OPAC
Bibliografi Nasional Indonesia
Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 17 field
| Tag | Ind1 | Ind2 | Nilai | Urutan |
|---|---|---|---|---|
| 001 | _ |
_ |
INLIS000000000003258 | 1 |
| 005 | _ |
_ |
20250226085341 | 2 |
| 035 | # |
# |
$a 0010-0225000548 | 3 |
| 007 | _ |
_ |
ta | 4 |
| 008 | _ |
_ |
250226###########################0#ind## | 5 |
| 020 | # |
# |
$a - | 6 |
| 082 | # |
# |
$a 304.66 | 7 |
| 084 | # |
# |
$a 304.66 MUG f | 8 |
| 100 | _ |
# |
$a Mugia Bayu Raharja | 9 |
| 245 | 1 |
# |
$a Faktor Yang Berhubungan Dengan Angka Fertilitas Total di Provinsi Papua Barat dan D.I.Yogyakarta : $b Analisis Lanjut Hasil SDKI 2012 /$c Mugia Bayu Raharja, Syahmida S. Arsyad (Penulis) | 10 |
| 250 | # |
# |
$a - | 11 |
| 260 | # |
# |
$a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2014 | 12 |
| 300 | # |
# |
$a 38 hlm : $b ilus ; $c 20 cm$e - | 13 |
| 650 | # |
4 |
$a Keluarga Berencana | 14 |
| 700 | _ |
# |
$a Syahmida S. Arsyad | 15 |
| 520 | # |
# |
$a Tingkat kelahiran di Indonesia menunjukkan kecenderungan stagnansi selama sepuluh tahun terakhir. Hal ini terkonfirmasi melalui hasil Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2002/2003, 2007, dan 2012 dengan angka fertilitas total sebesar 2,6. Pengendalian jumlah penduduk masih merupakan hal yang sangat penting serta memiliki implikasi langsung terhadap peningkatan kualitas sumber daya manusia dan ekonomi. Disparitas angka fertilitas total antar provinsi mengindikasikan bahwa penerimaan masyarakat akan program kependudukan dan keluarga berencana (KKB) di Indonesia tidak merata. Hasil SDKI 2012 menunjukkan bahwa angka fertilitas total tertinggi di Provinsi Papua Barat (3,7 anak), dan terendah di D.I. Yogyakarta (2,1 anak). | 16 |
| 856 | # |
# |
$a Perpustakaan BKKBN Pusat | 17 |
Penjelasan Field MARC21
001: Control Number
005: Date & Time Latest Transaction
020: ISBN
100: Main Entry - Personal Name
245: Title Statement
250: Edition Statement
260: Publication Information
300: Physical Description
650: Subject
700: Added Entry - Personal Name