Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 3172
Cover DETERMINAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI MODERN PADA PRIA BERSTATUS KAWIN DI INDONESIA / Julia Iffah Saifullah, Winih Budiarti

DETERMINAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI MODERN PADA PRIA BERSTATUS KAWIN DI INDONESIA / Julia Iffah Saifullah, Winih Budiarti

Edisi: urnal Keluarga Berencana Vol.8 No.2 (2023) 70-78

Pengarang:
Julia Iffah Saifullah ; Winih Budiarti
Penerbit:
Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2023
Bahasa:
ind
Subjek
Keluarga berencana
Deskripsi Fisik:
9 hlm. : ilus. ; 29 cm
ISBN:
2503-3379
Nomor Panggil:
363.96 JUL d
Control Number:
INLIS000000000003164
BIB ID:
0010-0225000454
Catatan
ABSTRAK
Penggunaan kontrasepsi modern dinilai lebih efektif daripada kontrasepsi tradisional. Akan
tetapi capaian penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin di Indonesia pada
tahun 2017 masih sangat rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui
variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin
di Indonesia dengan menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI)
tahun 2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial
dengan regresi logistik biner, tetapi terdapat ketidakseimbangan data sehingga perlu dilakukan
pendekatan dengan teknik resampling. Terdapat dua jenis kontrasepsi modern pada pria yaitu
kondom dan vasektomi, dimana kondom lebih dominan digunakan dibandingkan metode
vasektomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang signifikan berpengaruh terhadap
penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin yaitu umur, wilayah tempat tinggal,
tingkat pendidikan, indeks kekayaan, status bekerja, persepsi tentang kontrasepsi, dan
keterpaparan media. Untuk meningkatkan penggunaaan kontrasepsi modern pada pria,
pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi mengenai kontrasepsi pria ke situs atau platform yang
lebih menjangkau masyarakat umum baik di perkotaan maupun di perdesaan, dan membentuk
program berbasis masyarakat untuk mengedukasi pria mengenai manfaat kontrasepsi sehingga
terbentuk pemahaman bahwa keluarga berencana bukanlah hanya urusan wanita.
Kata kunci : kontrasepsi modern, metode keluarga berencana pria, regresi logistik biner
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 16 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000003164 1
005 _ _ 20250220015433 2
035 # # $a 0010-0225000454 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250220###########################0#ind## 5
020 # # $a 2503-3379 6
082 # # $a 363.96 7
084 # # $a 363.96 JUL d 8
100 _ # $a Julia Iffah Saifullah 9
245 1 # $a DETERMINAN PENGGUNAAN KONTRASEPSI MODERN PADA PRIA BERSTATUS KAWIN DI INDONESIA /$c Julia Iffah Saifullah, Winih Budiarti 10
250 # # $a urnal Keluarga Berencana Vol.8 No.2 (2023) 70-78 11
260 # # $a Jakarta :$b Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional,$c 2023 12
300 # # $a 9 hlm. : $b ilus. ; $c 29 cm 13
650 # 4 $a Keluarga berencana 14
700 _ # $a Winih Budiarti 15
520 # # $a ABSTRAK Penggunaan kontrasepsi modern dinilai lebih efektif daripada kontrasepsi tradisional. Akan tetapi capaian penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin di Indonesia pada tahun 2017 masih sangat rendah. Oleh karena itu, penelitian ini bertujuan untuk mengetahui variabel-variabel yang memengaruhi penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin di Indonesia dengan menggunakan data Survei Demografi dan Kesehatan Indonesia (SDKI) tahun 2017. Metode analisis yang digunakan adalah analisis deskriptif dan analisis inferensial dengan regresi logistik biner, tetapi terdapat ketidakseimbangan data sehingga perlu dilakukan pendekatan dengan teknik resampling. Terdapat dua jenis kontrasepsi modern pada pria yaitu kondom dan vasektomi, dimana kondom lebih dominan digunakan dibandingkan metode vasektomi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa variabel yang signifikan berpengaruh terhadap penggunaan kontrasepsi modern pada pria berstatus kawin yaitu umur, wilayah tempat tinggal, tingkat pendidikan, indeks kekayaan, status bekerja, persepsi tentang kontrasepsi, dan keterpaparan media. Untuk meningkatkan penggunaaan kontrasepsi modern pada pria, pemerintah perlu meningkatkan sosialisasi mengenai kontrasepsi pria ke situs atau platform yang lebih menjangkau masyarakat umum baik di perkotaan maupun di perdesaan, dan membentuk program berbasis masyarakat untuk mengedukasi pria mengenai manfaat kontrasepsi sehingga terbentuk pemahaman bahwa keluarga berencana bukanlah hanya urusan wanita. Kata kunci : kontrasepsi modern, metode keluarga berencana pria, regresi logistik biner 16
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name