Logo

Perpustakaan Kemendukbangga/BKKBN

Detail Katalog

ID: 2973
Cover Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Pada Praktik Pernikahan Anak Di Kota Makassar / Irvan Roberto, Nathalia Debora Sidabutar (Penulis)

Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Pada Praktik Pernikahan Anak Di Kota Makassar / Irvan Roberto, Nathalia Debora Sidabutar (Penulis)

Edisi: Vol.7 No.2

Pengarang:
Irvan Roberto ; Nathalia Debora Sidabutar
Penerbit:
Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sulawesi Selatan,
Tempat Terbit:
Jakarta :
Tahun Terbit:
2022
Bahasa:
ind
Subjek
Sosial
Deskripsi Fisik:
10 hlm : - ; 20 cm -
ISBN:
-
Nomor Panggil:
304.66 IRV k
Control Number:
INLIS000000000002965
BIB ID:
0010-0225000255
Catatan
Praktik pernikahan anak merupakan salah satu permasalahan sosial yang banyak terjadi di
Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis komunikasi keluarga dalam pengambilan
keputusan pada praktik pernikahan anak di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan
pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilakukan di Kota Makassar pada
bulan Juni sampai November 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi,
wawancara mendalam, fokus grup diskusi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan
bahwa komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan pernikahan pada keluarga status
sosial ekonomi rendah (KSSR) dilakukan oleh orang tua. Ayah selaku pemimpin di dalam
keluarga berperan besar dalam memutuskan pernikahan bagi anak mereka. Orang tua (bapak)
memiliki kewenangan yang mutlak dalam mengambil keputusan pernikahan pada anak mereka.
Anak pada keluarga status sosial ekonomi rendah (KSSER) tidak memiliki kuasa dalam
menentukan kapan dan dengan siapa mereka ingin melangsungkan pernikahan. Kapasitas dan
kemampuan anak pada keluarga status sosial ekonomi rendah (KSSER) dalam mengambil
keputusan cenderung sangat lemah. Sedangkan pada keluarga status sosial ekonomi tinggi
(KSSET), pengambilan keputusan dalam hal pernikahan dilakukan oleh anak mereka sendiri.
Anak-anak menjadi pengambil keputusan yang sangat dominan dan mutlak dalam menentukan
dengan siapa dan kapan mereka ingin melangsungkan pernikahan. Anak-anak pada keluarga
status sosial ekonomi tinggi (KSSET) memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup tinggi
dalam mengambil keputusan.
Status
Tersedia di OPAC Bibliografi Nasional Indonesia Karya Tulis Ilmiah Nasional
Informasi Eksemplar & Metadata
Format MARC21 - Total 17 field
Tag Ind1 Ind2 Nilai Urutan
001 _ _ INLIS000000000002965 1
005 _ _ 20250218100531 2
035 # # $a 0010-0225000255 3
007 _ _ ta 4
008 _ _ 250218###########################0#ind## 5
020 # # $a - 6
082 # # $a 304.66 7
084 # # $a 304.66 IRV k 8
100 _ # $a Irvan Roberto 9
245 1 # $a Komunikasi Keluarga Dalam Pengambilan Keputusan Pada Praktik Pernikahan Anak Di Kota Makassar /$c Irvan Roberto, Nathalia Debora Sidabutar (Penulis) 10
250 # # $a Vol.7 No.2 11
260 # # $a Jakarta :$b Perwakilan Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana Nasional Sulawesi Selatan,$c 2022 12
300 # # $a 10 hlm : $b - ; $c 20 cm$e - 13
650 # 4 $a Sosial 14
700 _ # $a Nathalia Debora Sidabutar 15
520 # # $a Praktik pernikahan anak merupakan salah satu permasalahan sosial yang banyak terjadi di Indonesia. Tujuan penelitian ini untuk menganalisis komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan pada praktik pernikahan anak di Kota Makassar. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan desain studi kasus. Penelitian dilakukan di Kota Makassar pada bulan Juni sampai November 2020. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi, wawancara mendalam, fokus grup diskusi, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan bahwa komunikasi keluarga dalam pengambilan keputusan pernikahan pada keluarga status sosial ekonomi rendah (KSSR) dilakukan oleh orang tua. Ayah selaku pemimpin di dalam keluarga berperan besar dalam memutuskan pernikahan bagi anak mereka. Orang tua (bapak) memiliki kewenangan yang mutlak dalam mengambil keputusan pernikahan pada anak mereka. Anak pada keluarga status sosial ekonomi rendah (KSSER) tidak memiliki kuasa dalam menentukan kapan dan dengan siapa mereka ingin melangsungkan pernikahan. Kapasitas dan kemampuan anak pada keluarga status sosial ekonomi rendah (KSSER) dalam mengambil keputusan cenderung sangat lemah. Sedangkan pada keluarga status sosial ekonomi tinggi (KSSET), pengambilan keputusan dalam hal pernikahan dilakukan oleh anak mereka sendiri. Anak-anak menjadi pengambil keputusan yang sangat dominan dan mutlak dalam menentukan dengan siapa dan kapan mereka ingin melangsungkan pernikahan. Anak-anak pada keluarga status sosial ekonomi tinggi (KSSET) memiliki kapasitas dan kemampuan yang cukup tinggi dalam mengambil keputusan. 16
856 # # $a Perpustakaan BKKBN Pusat 17
Penjelasan Field MARC21:
  • 001: Control Number
  • 005: Date and Time of Latest Transaction
  • 020: ISBN
  • 100: Main Entry - Personal Name
  • 245: Title Statement
  • 250: Edition Statement
  • 260: Publication Information
  • 300: Physical Description
  • 650: Subject
  • 700: Added Entry - Personal Name